Bambang Brodjonegoro: PP Perubahan Statuta UI Tidak Muncul Tiba-Tiba

    Ilham Pratama Putra - 29 Juli 2021 18:08 WIB
    Bambang Brodjonegoro: PP Perubahan Statuta UI Tidak Muncul Tiba-Tiba
    Guru besar UI, Bambang Brodjonegoro. Foto: YouTube



    Jakarta: Terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) nomor 75 tahun 2021 tentang perubahan statuta Universitas Indonesia (UI) masih hangat memicu perdebatan. Ada yang menilai salinan PP perubahan statuta tersebut tiba-tiba saja muncul di tengah penyusunan, namun tanggapan sebaliknya juga belakangan disampaikan dari pihak lain.

    Guru Besar UI, sekaligus anggota Majelis Wali Amanat (MWA) UI sebagai tim pembuat statua, Bambang Brodjonegoro menyatakan, bahwa pernyataan PP ini muncul tiba-tiba itu adalah tidak benar. Proses pembuatan statuta sudah berlangsung lama.

     



    "PP ini tidak dibuat mendadak. Sebagai pejabat yang dulu pernah di pemerintahan saya tahu bikin PP apapun tidak ada yang cepat, kecuali itu amanat presiden," kata Bambang dalam Forum Diskusi Salemba, dikutip Kamis, 29 Juli 2021.

    Pembahasan PP perubahan statuta UI, kata dia, telah berjalan sejak akhir 2019 lalu. Memang, kata Bambang, terjadi proses yang lama untuk PP yang bersifat teknis itu.

    "Lama dari sisi administrasi. Lama dari segi pembahasan, sampai lama akhirnya diundangkan kini," sebutnya.

    Menurutnya polemik yang terjadi itu hanya masalah waktu. "PP keluar itu timing-nya pas saja dengan unsur di medsos yang melibatkan rektor UI," kata Bambang.

    Baca juga:  Iluni UI: Statuta UI Baru Banyak Manfaatnya

    Bambang sendiri ikut serta dalam diskusi pembuatan PP tersebut. Namun dia memang sempat absen beberapa kali pembahasan bersama Dewan Guru Besar (DGB), MWA, rektorat, Senat Akademika itu.

    Sebelumnya DGB UI menyatakan, PP 75 tahun 2021 tentang perubahan statua UI ini cacat formil dan materil. Penerbitan PP 75 dinilai terbit tanpa kaidah yang berlaku karena draf final PP tiba-tiba muncul di tengah penyusunan.

    "DGB UI tiba-tiba menerima copy salinan PP 75 2021. Setelah diamati, DGB UI berkesimpulan bahwa penerbitan tersebut tanpa mengikuti proses pembahasan RPP, baik di internal UI bersama tiga organ lainnya, yaitu Rektor, MWA, SA, maupun rapat-rapat di Kemenristekdikti, di Kemenkumham dan di Sekretariat Negara, antara bulan Oktober 2020 sampai terbitnya PP Juli 2021," kata Ketua DGB UI, Harkristuti Harkrisnowo dalam keterangannya, Senin 26 Juli 2021.


    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id