Target Vaksinasi Guru dan Dosen Mundur ke Agustus 2021

    Ilham Pratama Putra - 31 Mei 2021 16:58 WIB
    Target Vaksinasi Guru dan Dosen Mundur ke Agustus 2021
    Mendikbud, Nadiem Makarim. Foto: YouTube



    Jakarta: Pemerintah menargetkan vaksinasi covid-19 kepada 5 juta tenaga pendidik dan kependidikan terpenuhi pada Juni 2021.  Namun target tersebut terpaksa mundur ke Agustus 2021.

    Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi, Nadiem Makarim menyatakan target ketercapaian vaksinasi itu akan mundur. Paling telat kata dia, vaksinasi kepada para pendidik selesai pada Agustus 2021.

     



    "InsyaAllah harapannya di akhir bulan Juli atau paling telat akhir bulan Agustus," kata Nadiem dalam Rapat Kerja dengan Komisi X DPR RI yang digelar secara daring, Senin, 31 Mei 2021.

    Artinya target awal yang ditetapkan tidak tercapai. Pun angka ketercapaian vaksinasi hingga hari ini belum mencapai 50 persen.

    "28 persen dari 5,6 juta pendidik dan tenaga kependidikan di Indonesia sudah tervaksinasi," ungkap Nadiem.

    Baca juga:  37 SMP di Bogor Mulai Uji Coba PTM Terbatas

    Namun bagi Nadiem capaian tersebut sudah bagus. Sebab dapat dilakukan pada waktu yang singkat dan dalam kondisi keterbatasan vaksin.

    "Dengan pasokan vaksin yang sering terhambat dengan waktu yang lumayan singkat," jelas dia.

    Vaksinasi kepada guru dan tenaga kependidikan ini telah dimulai sejak Februari 2021. Esensinya, guna mendorong Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas, khususnya di tahun ajaran baru pada Juli 2021.

    Vaksin untuk Indonesia
     
    Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental.
     
    Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.
     
    "Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.
     
    Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap hari Jumat, pukul 20.05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.

    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id