Kampus Merdeka, Unej Kirim Dosen untuk Magang

    Citra Larasati - 24 Maret 2021 17:13 WIB
    Kampus Merdeka, Unej Kirim Dosen untuk Magang
    Ilustrasi. Medcom.id



    Jakarta:  Universitas Jember (Unej) menandatangani nota kesepahaman antara Fakultas Teknik, FMIPA dan Fakultas Ilmu Komputer dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) area Jember.  Sebanyak lima dosen dan 14 mahasiswa akan magang di BSI area Jember selama enam bulan atau satu semester.

    Ketua Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M) Universitas Jember, Bambang Soedjanarko mengatakan, kegiatan magang penting bagi dosen, terutama di era Kampus Merdeka.  Pasalnya dengan mengikuti magang maka dosen dapat mengetahui problema yang dihadapi oleh industri dan turut menyelesaikan persoalan yang terjadi di dunia industri.






    Sekaligus membuka wawasan dosen agar mampu membuat kurikulum dan menjalankan proses pembelajaran di kampus yang relevan dengan kebutuhan dunia industri. “Tidak hanya dosen yang magang, tetapi praktisi industri semisal bankir dari BSI pun bisa mengajar di kampus,” jelas Bambang.

    Kerja sama dalam bentuk magang ini disambut hangat Area Manager Bank Syariah Indonesia Area Jember, Teguh Prasetya. Menurutnya, dunia industri saat ini tidak luput dari terpaan berbagai gejolak perubahan yang mesti disikapi dengan tepat.

    Salah satu cara menyikapi berbagai perubahan tersebut adalah dengan menjalin kolaborasi dengan banyak pihak.  Di antaranya dengan dunia perguruan tinggi.

    “Kami di BSI terkadang menggunakan tenaga konsultan asing untuk menyelesaikan suatu permasalahan, nah jika para dosen Universitas Jember mampu memberikan solusi maka mengapa tidak kami gandeng,” tutur Teguh.

    Baca juga:  Susun GBHN, MPR Minta Masukan ITB

    Teguh kemudian menyebutkan beberapa permasalahan ekonomi makro Indonesia yang kini tengah menunggu solusi.  Di antaranya masalah hutang luar negeri Indonesia, larinya dana investasi asing selama pandemi covid-19, ancaman nyata pengangguran akibat pertumbuhan ekonomi yang melemah, serta tantangan mewujudkan tata kelola ekonomi yang lebih berkeadilan.

    “Sementara itu di sisi ekonomi mikro, bagaimana perbankan di Indonesia dituntut turut mengembangkan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah serta membangun atmosfer usaha yang lebih baik lagi agar usaha rintisan baru yang digagas oleh anak muda makin bermunculan di nusantara,” katanya.

    Sementara itu Koordinator Pusat Pengembangan Karir LP3M, Rokhani menambahkan, bagi mahasiswa yang ikut program magang selama satu semester maka disetarakan dengan mengikuti kuliah sebesar 20 SKS.  Sementara khusus untuk mahasiswa Fakultas Teknik disetarakan dengan mengikuti kuliah 14 SKS.

    Keberadaan Program Kampus Merdeka-Merdeka Belajar yang dicetuskan oleh Kemedikbud RI mengubah proses belajar mengajar di perguruan tinggi. Di antaranya jika semula magang umumnya hanya bagi mahasiswa, kini dosen pun bisa magang.

    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id