Sekolah Jadi Objek Pajak, Biaya Pendidikan Diprediksi Semakin Mahal

    Arga sumantri - 10 Juni 2021 20:11 WIB
    Sekolah Jadi Objek Pajak, Biaya Pendidikan Diprediksi Semakin Mahal
    Ilustrasi. Dok Media Indonesia.



    Jakarta: Rencana pemerintah mengenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) terhadap jasa pendidikan memantik kontroversi. Wacana ini dinilai akan memberikan dampak serius, salah satunya biaya pendidikan bakal kian mahal. 

    "Pengenaan PPN ini berpotensi berimbas serius terhadap jasa pendidikan, karena pajak ini oleh lembaga pendidikan akan dibebankan kepada wali murid. Biaya pendidikan akan menjadi tinggi," ujar Ketua Komisi X DPR Syaiful Huda, Kamis, 10 Juni 2021.

     



    Dia memahami jika pemerintah berusaha memperluas basis objek pajak di Tanah Air. Langkah ini sebagian dari upaya meningkatkan pendapatan negara. Ia juga memahami, 85 persen pendapatan negara tergantung pada sektor pajak. 

    "Kendati demikian pemerintah harusnya berhati-hati untuk memasukkan sektor pendidikan sebagai objek pajak," ungkapnya.

    Baca: RUU KUP, Sekolah Tak Bebas PPN Lagi

    Huda mengatakan penyelenggaraan pendidikan di Indonesia memang sebagian dilakukan oleh kalangan swasta. Bahkan, ada sebagian dari penyelenggara pendidikan memasang tarif mahal karena kualitas kurikulum maupun sarana prasarana penunjangnya. 

    Kendati demikian, menurut Huda, secara umum sektor pendidikan masih membutuhkan uluran tangan pemerintah karena keterbatasan sarana prasarana maupun lemahnhya potensi ekonominya. 

    "Kita belum mengukur secara presisi dampak dari kebijakan tersebut, namun saat ini hal tersebut membuat kami mengkhawatirkan implikasinya," ucap politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.
     

    Halaman Selanjutnya
    Huda menilai agak kurang tepat…


    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id