Komisi X Soroti 'Merdeka Belajar' dan 'Kampus Merdeka'

    Muhammad Syahrul Ramadhan - 28 Januari 2020 19:08 WIB
    Komisi X Soroti 'Merdeka Belajar' dan 'Kampus Merdeka'
    Komisi X DPR RI gelar Rapat Kerja dengan Mendikbud, Nadiem Makarim. Foto: Medcom.id/Muhammad Syahrul Ramadhan
    Jakarta:  Komisi X DPR RI gelar Rapat Kerja dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim. Ada empat persoalan pokok yang dibahas kedua mitra kerja ini, salah satunya adalah dua program teranyar Nadiem, yakni 'Merdeka Belajar' dan 'Kampus Merdeka'.

    Ketua Komisi X DPR, Syaiful Huda menyebut, raker kali ini akan menyoroti dua program terbaru Nadiem, yakni 'Merdeka Belajar' dan 'Kampus Merdeka'.  "Terkait program Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka, kami ingin menanyakan dan kami menunggu. Kami ingin mendapatkan hasil riset dan analisa terkait program Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka ini untuk disampaikan ke Komisi X," jelas Huda saat membuka Raker di Ruang Rapat Komisi X, Senayan, Jakarta, Selasa, 28 Januari 2020.

    Agenda raker ini juga membahas perubahan struktur organisasi di Kemendikbud. Sebab menurut Huda, hingga saat ini belum ada penjelasan dari pihak Mendikbud soal restrukturisasi tersebut, namun dalam implementasinya sudah banyak persoalan yang ditimbulkan.

    Restrukturisasi organisai ini dilakukan merujuk pada Peraturan Presiden 82 tahun 2019 Tentang Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 45 Tahun 2019 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kemendikbud.

    "Berdasarkan Perpres, terjadi perubahan struktur organisasi. Komisi X belum dapat penjelasan. Sementara beberapa persoalan akibat Perpres tersebut sudah masuk ke Komisi, baik melalui RPDU maupun Kunjungan Kerja Komisi X," kata Huda.

    Selain itu, Raker juga membahas evaluasi program kegiatan Kemendikbud pada 2019, evaluasi pelaksanaan Dana Alokasi Khsusu (DAK) pendidikan 2019, dan kondisi sarana prasarana pendidikan di daerah bencana.

    Huda berharap, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan bisa menjawab pertanyaan yang dilemparkan oleh anggota Komisi X.  Apalagi sebentar lagi Nadiem akan masuk masa akhir 100 hari kerjanya. 

    "Mas Menteri tinggal seminggu lagi menuju 100 hari yang kita tunggu-tunggu. Ibaratnya ini terminal pertama dari proses kinerja," ucapnya.


    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id