Wisudawan Unair Diajak Berperan Membangun Peradaban

    Arga sumantri - 21 September 2020 11:31 WIB
    Wisudawan Unair Diajak Berperan Membangun Peradaban
    Rektor Unair Prof Mohammad Nasih. Dok Unair
    Surabaya: Universitas Airlangga (Unair) melepas 1.348 mahasiswa pada hari kedua prosesi wisuda daring periode September 2020, pada Minggu, 20 September 2020. Wisuda daring kali ini dibagi dalam dua sesi yang ditujukan untuk mewisuda lulusan dari jenjang sarjana (S1), magister (S2), doktor (S3), hingga diploma (D3-D4).  

    Rektor Unair Mohammad Nasih mengucapkan selamat dan menyambut para wisudawan untuk bergabung dalam perjuangan dan kontribusi keluarga besar alumni Unair. Nasih turut memotivasi para wisudawan untuk terus bergerak maju, meski saat ini tengah mengalami situasi dan kondisi yang berbeda dari biasanya. 

    "Hari ini hari yang tak biasa. Melalui wisuda daring kita tidak bisa berkumpul bersama dalam satu atap. Tapi ingat, keunikan dan ketidakbiasaan ini akan menjadi catatan tersendiri dalam kehidupan anda," ungkapnya.

    Nasih mengingatkan seusai prosesi wisuda berakhir, maka para lulusan Unair akan langsung menjadi bagian dari masyarakat. Masyarakat pula yang nantinya akan menilai keberhasilan para wisudawan dalam menempuh pendidikan serta mengamalkan ilmunya. Nasih berpesan, cepatnya perubahan situasi serta iklim angkatan kerja membuat mahasiswa harus mampu memberikan kerja keras yang lebih besar.

    Baca: Cara ITS Bangun Kekompakan Kakak Tingkat dengan Mahasiswa Baru

    Nasih memberikan sejumlah kunci penting bagi para wisudawan untuk dapat berkontribusi dalam masyarakat. Salah satunya, lulusan Unair harus memiliki sifat dan sikap optimistis akan kemampuan yang mereka miliki. 

    "Unair adalah universitas yang terpandang. Kita berada di peringkat empat besar nasional dan masuk 20 besar di Asia Tenggara. Dan Unair kini telah menjamin kualitas kemampuan kalian, maka jadikan itu sebagai modal dasar optimisme dan kepercayaan diri," kata Nasih.

    Nasih mengimbau wisudawan mampu keluar dari zona nyaman, aktivitas, maupun kebiasaan-kebiasaan rutin. Maka, untuk melawan arus tersebut, wisudawan harus mulai berpikir kritis, inovatif, serta keluar dari ‘kotak kungkungan’. 

    Nasih juga mengajak para wisudawan untuk berjamaah dan berjalan bersama dengan keluarga besar alumni Unair dalam membangun peradaban nasional maupun internasional.

    "Ujian yang baru di kampus kehidupan akan segera Anda hadapi. Terus bergerak. Tunjukkan anda adalah orang terpilih, dengan terus bergerak memaknai kehidupan dan mengabdi kepada masyarakat. Gerakan anda sangat bermakna untuk menunjukkan almamater ini sangat berharga,” ungkapnya.

    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id