comscore

UIN Antasari Banjarmasin Kukuhkan 3 Guru Besar

Citra Larasati - 18 Mei 2022 18:23 WIB
UIN Antasari Banjarmasin Kukuhkan 3 Guru Besar
Pengukuhan tiga guru besar di UIN Antasari Banjarmasin, Kalsel. Foto: Branda Antara/Sukarli
Banjarmasin:  Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari mengukuhkan tiga guru besar dalam sidang senat terbuka di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu, 18 Mei 2022.  Sidang senat terbuka pengukuhan tiga guru besar dipimpin Ketua Senat UIN Antasari Banjarmasin Prof Dr H A Hafiz Anshari AZ, MA didampingi Rektor UIN Antasari BanjarmasinMujiburrahman.

Tiga guru besar yang dikukuhkan tersebut adalah Prof Dr Zulfa Jamalie, Prof Dr Ani Cahyadi dan Prof Dr H Fathurrahman Azhari.  "Dengan dikukuhkannya tiga guru besar ini, maka UIN Antasari kini memiliki 17 guru besar," ujar Rektor UIN Antasari Banjarmasin Mujiburrahman, Rabu, 18 Mei 2022.
Menurut dia, tiga guru besar ini dengan latar keilmuan yang berbeda. Zulfa tentang ilmu sejarah dakwah, Ani tentang teknologi pendidikan dan Fathurrahman tentang sosiologi hukum.

"Ini ahli bidang keilmuan baru di UIN Antasari, karena memang di UIN ini ada integrasi ilmu pengetahuan modern digabung dengan ilmu pengetahuan keagamaan," ujarnya.

"Inilah yang membuat UIN itu unik," ujarnya.

Dia pun mendorong para alumni S3 atau doktor di kampungnya ini, yang jumlahnya ratusan, untuk bisa meraih gelar guru besar selanjutnya.

"Poin penting itu kontribusinya bagi ilmu pengetahuan, pendidikan mahasiswa, yang tak kalah penting bagi masyarakat di luar. Jadi seharusnya seorang guru besar itu menjadi referensi bagi publik untuk masalah-masalah, sesuai keahliannya," kata Mujiburrahman.

Sementara itu, Ketua Senat UIN Antasari Banjarmasin, Hafiz Anshari mengatakan ketiga guru besar yang diangkat oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbudristek) ini menambah energi bagi kampusnya dalam berkiprah di dunia pendidikan.

"Kami berharap ketiga guru besar ini menambah kualitas keilmuan di kampus ini, sekaligus memicu para dosen lainnya agar bisa berupaya maksimal meraih gelar guru besar tersebut," ujarnya.

Baca juga:  Megawati Terima Gelar Profesor Kehormatan Tertinggi dari SIA Korsel

Menurut dia, semakin banyak guru besar yang dimiliki oleh sebuah kampus, akan semakin tinggi kualitas perguruan tinggi itu, sehingga semakin mendukung upaya memajukan kepentingan agama dan Indonesia.

Hafiz mengungkapkan, ada dua calon guru besar lagi yang akan dikukuhkan kampus tersebut pada tahun ini.  "(Keduanya) sudah disetujui dan akan diajukan," ujarnya.

(CEU)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id