comscore

Keren, Bisnis Mi Ayam Goreng Mahasiswa UNS Ini Dapat Investasi dari Menteri Investasi

Renatha Swasty - 20 Mei 2022 11:25 WIB
Keren, Bisnis Mi Ayam Goreng Mahasiswa UNS Ini Dapat Investasi dari Menteri Investasi
Mahasiiswa UNS Muhammad Alfied Pandam Pamungkas pemilik Miyago Naknan. DOK UNS
Jakarta: Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI, Bahlil Lahadalia, menggelontorkan investasi 50 persen kepada Miyago Naknan (Mie Ayam Goreng Enak Tenan). Miyago Naknan merupakan bisnis mi ayam goreng milik Muhammad Alfied Pandam Pamungkas, mahasiswa Program Studi (Prodi) D-3 Bahasa Mandarin Sekolah Vokasi (SV) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta.

Pandam merintis usaha itu sejak di bangku SMA dan berlanjut hingga kuliah. Setelah berjalan 1,5 tahun, bisnis Pandam akhirnya mendapat kucuran dana segar dari Bahlil.
Bahlil memberikan investasi usai diskusi singkat di Gedung Auditorium G.P.H. Haryo Mataram UNS, Rabu, 18 Mei 2022. Pemberian investasi bermula saat bahlil mengundang mahasiswa UNS yang sudah merintis bisnis untuk berdialog. 

Ada empat mahasiswa yang berbincang langsung dengan Bahlil. Salah satunya Pandam.

“Itu dulu saya rintis sejak SMA, berjualan kepada teman-teman saat waktu istirahat tapi menggunakan sistem pre-order, gitu. Setelah mendaftarkan diri di UNS dan menunggu pengumuman, (saya) buka usaha ini dan tidak berekspektasi sebesar ini,” ujar Pandam ketika memperkenalkan profil Miyago Naknan kepada Bahlil dikutip dari laman uns.ac.id, Jumat, 20 Mei 2022.

Dari hasil jualan mi ayam, Pandam mampu membiayai kuliah dan operasional sendiri. Pandam yang mendapat kesempatan beruntung berbincang bersama Bahlil lantas menceritakan dia sudah memiliki tiga outlet Miyago Naknan. 

Namun, outlet yang terletak di Solo Baru, Kabupaten Sukoharjo itu, memerlukan dana sekitar Rp30 juta untuk pembangunan dua lantai. “Jadi, nanti rencana yang bawah parkiran, atas tempat makan. Karena tempatnya benar-benar di pinggir jalan dan bising,” tutur Pandam.

Mendengar pengakuan Pandam soal besarnya omzet yang diterima, Bahlil lantas menawarkan diri menjadi investor di Miyago Naknan. Pandam mulanya kebingungan ketika ditanya harga saham yang ia tawarkan kepada Bahlil.

Akhirnya, Bahlil memutuskan berinvestasi 50 persen untuk Miyago Naknan melalui salah satu anak perusahaannya. Pandam mengaku juga dibantu Bahlil mendapatkan perizinan BPOM, Halal, dan Paten Merek.

“Semoga ini dapat memberikan semangat kepada teman-teman yang lain dan dapat mewujudkan Indonesia memiliki ‘dua digit’ banyaknya pengusaha di Indonesia agar dapat bersaing di kancah dunia,” ungkap Pandam.

Pandam mulai dikenal ketika Miyago Naknan yang dirintisnya berhasil mendapatkan pendanaan Program Wirausaha Mahasiswa Vokasi (PWMV) dari Direktorat Pendidikan Tinggi Vokasi dan Profesi Ditjen Pendidikan Vokasi Kemdikbudristek. Tidak tanggung-tanggung, dana PWMV yang diterima Pandam pada 2021 mencapai Rp10 juta. 

Dana ini dia gunakan untuk pengembangan Miyago Naknan. Bisnis mi ayam goreng yang digelutinya sudah dimulai sejak September 2020.

Dengan nama Miyago Naknan, Pandam sudah mulai berjualan mi ayam setelah lulus dari SMA. Alasannya cukup sederhana, dia ingin mengisi waktu kosong agar bermanfaat sembari menunggu pengumuman penerimaan mahasiswa baru.

Dia 'kegabutannya' itu, ternyata Miyago Naknan berhasil mendapat respons sangat bagus dari masyarakat. Kini, Miyago Naknan tidak hanya tersedia untuk makan di tempat, namun sudah dapat dipesan melalui aplikasi ojek online/aplikasi pesan antar makanan, seperti GoFood, Grab Food, dan Shopee Food.

Bahkan, dari semula hanya membuka satu outlet, kini Miyago Naknan sudah mampu membuka cabang.

Miyago Naknan Pusat terletak di selatan Jembatan Bacem, tepatnya di Jalan Raya Telukan, Dusun II, Grogol, Sukoharjo. Sedangkan, cabang dari Miyago Naknan terletak di Jalan Mayor Sunaryo Nomor 43 Sukoharjo dan di Vokafetaria Sekolah Vokasi UNS, Tirtomoyo, Surakarta.

“Akhirnya, saya memberanikan diri untuk membuka usaha, pada pelaksanaannya di luar ekspektasi, respons masyarakat cukup bagus dan menyambut produk Miyago dengan baik. Kita berharap dapat memberikan pelayanan dan menciptakan Miyago yang enak tenan atau lezat sekali,” ujar Pandam.

Sebanyak tiga mahasiswa lain memperoleh investasi dari Menteri Investasi/Kepala BKPM RI, Bahlil Lahadalia. Mereka adalah Nathania Almira Chiesa (Pendidikan Biologi FKIP UNS angkatan 2020) dengan usaha baju dan pernak-pernik Korea, kemudian Muhammad Lutfi Choirul Ummam (Desain Interior FSRD UNS) dengan usaha barbershop, dan Martha Arum Nugraheni (alumnus Fakultas Pertanian UNS) dengan usaha pangan fungsional Bismart.

Baca: Mahasiswa Mau Dapat Dana Wirausaha? Simak Syarat Hingga Jadwal P2MW
 

(REN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id