comscore

Mengenal Bisnis Digital, Prodi Anyar Unesa Pilihan Favorit di SNMPTN dan SBMPTN 2022

Renatha Swasty - 20 April 2022 10:56 WIB
Mengenal Bisnis Digital, Prodi Anyar Unesa Pilihan Favorit di SNMPTN dan SBMPTN 2022
Kampus Unesa. DOK Unesa
Jakarta: Universitas Negeri Surabaya (Unesa) membuka program studi (prodi) baru pada 23 April 2021, yakni S1 Bisnis Digital. Belum berumur setahun, prodi yang bernaung di Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) itu justru jadi pilihan favorit di jalur SNMPTN maupun UTBK-SBMPTN 2022.

Wakil Rektor Bidang Akademik Unesa Bambang Yulianto mengaku pihaknya terkejut peminat prodi Bisnis Digital tinggi. Dia menuturkan pada jalur SNMPTN, prodi pertama di Jawa Timur tersebut menduduki peringkat 9 dengan pendaftar terbanyak.
Sementara itu, pada jalur UTBK-SBMPTN diminati 1.746 pendaftar. Prodi Bisnis Digital menduduki peringkat keempat setelah Ilmu Komunikasi, Manajemen, dan Psikologi.

"Pendaftar di prodi baru ini cukup luar biasa. Ada kecenderungan peserta atau masyarakat melihat tren kompetensi ke depan dan prodi mana yang dibutuhkan serta sesuai dengan minat dan bakat mereka," ujar Bambang dikutip dari laman unesa.ac.id, Rabu, 20 April 2022.

Sementara itu, Kaprodi Bisnis Digital, Hujjatullah Fazlurrahman, mengatakan prodi Bisnis Digital bukan hanya baru di Unesa. Namun, juga menjadi yang terbaru dan pertama di Jawa Timur.

Dia menuturkan pendirian prodi itu dilatarbelakangi banyak faktor. Termasuk kebutuhan sekaligus tuntutan perubahan.

Hujjatullah menuturkan Jawa Timur, khususnya Surabaya merupakan salah satu pusat manufaktur, ritel, dan UMKM terbesar di Indonesia yang mulai beralih ke platform digital. Hal ini menjadi faktor pendorong dirumuskannya kebutuhan program studi Bisnis Digital di Unesa.

Prodi tersebut diharapkan dapat melengkapi soft dan hard skills yang dibutuhkan era revolusi industri 4.0. Hasil riset LinkedIn pada 2020 menunjukkan skill yang dibutuhkan era ini, yaitu kreativitas dan inovasi sebagai soft skills, dan cloud computing, blockchain, UX design, análisis bisnis berbasis big data, digital marketing, manajemen start-up, dan kewirausahaan digital sebagai hard skills.

Dia menuturkan profil lulusan Bisnis Digital Unesa, yaitu menjadi analis data, analis fintech, technopreneur (wirausahawan digital), manajer pemasaran digital, manajer pengembangan bisnis, dan konsultan bisnis digital.

"Harapannya, prodi Bisnis Digital menghasilkan lulusan siap pakai dalam mendukung ekonomi digital di sektor manufaktur, ritel, dan UMKM di kawasan Indonesia Timur pada khususnya dan Indonesia pada umumnya," papar dia.

Hujjatullah menuturkan ada banyak peluang mahasiswa setelah lulus nanti, yakni:

Wirausaha muda di bidang bisnis digital

Wirausahawan muda bisnis digital yang mampu memanfaatkan perkembangan teknologi mutakhir untuk dioptimalkan sebagai basis dalam mengembangkan atau pengembangan usaha.

Konsultan bisnis digital

Konsultan bisnis digital yang mampu mengidentifikasi masalah dan menemukan solusi berdasar atas data-data agar manajemen organisasi atau institusi di bidang bisnis digital dapat beroperasi dengan lebih efisien dan efektif, serta dapat mengembangkan bisnisnya.

Profesional pemasaran digital.

Profesional pemasaran digital yang mampu mengevaluasi teknologi, aplikasi, dan trend IT yang sedang berkembang serta memberikan pemikiran dan perspektif untuk mengadopsi teknik pemasaran online yang tepat.

"Selain itu tentu masih banyak lagi, karena ke depan peluang semakin terbuka di segala sektor," ujar dia. 

Baca: Pendaftar UTBK Unesa Bertambah 32,5%, Ini 10 Prodi Favorit
 

(REN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id