comscore

Revitalisasi Bahasa Daerah, Kemendikbudristek Gandeng 5 Kampus di Sumatra Selatan

Citra Larasati - 01 Maret 2022 20:30 WIB
Revitalisasi Bahasa Daerah, Kemendikbudristek Gandeng 5 Kampus di Sumatra Selatan
Ilustrasi/Medcom.id
Jakarta:  Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) menjalin kerja sama dengan lima perguruan tinggi di Sumatra Selatan.  Kerja sama ini dalam rangka pengembangan dan pembinaan bahasa Indonesia dan bahasa daerah.

Naskah Perjanjian Kerja Sama (PKS) ditandatangani oleh Kepala Badan Bahasa E. Aminudin Aziz dengan lima Rektor perguruan tinggi mitra di kota Palembang, Selasa, 1 Maret 2022. Aminudin menyampaikan, setidaknya terdapat tiga program unggulan Badan Bahasa yang dapat dikerjakan bersama dengan perguruan tinggi mitra.
Tiga program tersebut antara lain Revitalisasi Bahasa Daerah. Di Sumatra Selatan misalnya, banyak sekali bahasa daerah, dan beberapa di antaranya mulai menurun tingkat pemakaiannya.

Oleh karena itu, dengan sumber daya yang dimiliki oleh masing-masing, kami memiliki Balai Bahasa Sumatra Selatan. "Bapak dan Ibu memiliki sumber daya mahasiswa dan dosen. Mari kita kerjakan (revitalisasi bahasa daerah) ini bersama-sama," kata Aminudin dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 1 Maret 2022.

Kemudian, program kedua adalah Uji Kemahiran Bahasa Indonesia (UKBI). UKBI ini merupakan tes untuk mengukur kemahiran berbahasa para penutur bahasa Indonesia yang desain ujinya disesuaikan dengan estimasi kemampuan peserta uji, mulai dari kemahiran yang terendah hingga kemahiran yang tertinggi.

Sekarang, UKBI Adaptif dapat dilakukan secara daring. "Saya bisa jamin UKBI ini sudah sekelas TOEFL, sudah sekelas IELTS. Ini terakhir dikembangkan setahun lalu. Saya ajak lima perguruan tinggi di sini untuk menggunakan UKBI secara lebih luas lagi," tutur Aminudin Aziz. 

Selanjutnya, dalam rangka internasionalisasi bahasa Indonesia, Badan Bahasa terus mengembangkan dan memperkuat program Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA). Saat ini tersebar 83 ribu pengajar BIPA di 43 negara yang bertugas menjadi pengajar bahasa Indonesia bagi warga negara asing yang berminat. 

"Apabila ada mahasiswa, dosen, atau lulusan dari lima perguruan tinggi ini yang merasa kompeten untuk menjadi bagian dari program BIPA, beritahu kami. Setiap tahun, secara rutin kami mengirimkan guru bahasa Indonesia ke luar negeri. Di masa pandemi ini kami melaksanakannya secara daring," ajak Aminudin.

Adapun lima perguruan tinggi di Sumatra Selatan yang menjadi mitra Badan Bahasa yaitu Universitas Baturaja, Universitas PGRI Palembang, Universitas Tridinanti, Universitas Bina Darma, dan Universitas Nurul Huda. 

Ruang lingkup kerja sama ini meliputi:

  1. Pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi;
  2. Penyelenggaraan Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka;
  3. Pengembangan dan pelindungan bahasa dan sastra Indonesia dan daerah;
  4. Penyelenggaraan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI);
  5. Pengembangan Program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA);
  6. Peningkatan kualitas sumber daya manusia/penyediaan tenaga ahli pada kegiatan seminar, lokakarya, atau Diskusi Kelompok Terpumpun (DKT);
  7. Pelaksanaan publikasi ilmiah. 
Pada kesempatan yang sama, Rektor Universitas Tridinanti Manisah mengungkapkan strategis kerja sama antara kampusnya dengan Badan Bahasa. "Ujungnya adalah untuk mahasiswa. Kompetensi mahasiswa kita," katanya. 

Baca juga:  Cegah Kepunahan, Bahasa Daerah Didorong Diajarkan Lewat Muatan Lokal di Sekolah

Sementara itu, Rektor Universitas PGRI Palembang, Bukman Lian menyampaikan kerja sama yang dilakukan memberikan kemudahan-kemudahan dalam peningkatan kompetensi Dosen maupun Mahasiswanya. "Jadi, kita saling mengisi dalam kebahasaan," ujarnya. 

(CEU)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id