Nadiem Ingatkan Dampak Learning Loss Bila Tak Segera PTM Terbatas

    Arga sumantri - 21 September 2021 20:27 WIB
    Nadiem Ingatkan Dampak <i>Learning Loss</i> Bila Tak Segera PTM Terbatas
    Mendikbudristek Nadiem Makarim. Tangkapan layar.



    Jambi: Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim mengingatkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang berkepanjangan dapat berdampak negatif dan permanen. Anak-anak Indonesia dinilai akan sulit mengejar ketertinggalan jika PJJ terus dilakukan.

    Nadiem menyebut, dampak tersebut antara lain dilihat dari aspek putus sekolah, penurunan capaian pembelajaran, dan kesehatan mental serta psikis anak-anak. Semua hal ini bisa menjadi risiko yang lebih besar. 

     



    "Kami mohon sekali kepada pemerintah daerah untuk menyelamatkan anak-anak kita dari learning loss dan agar sekolah-sekolah bisa menerapkan PTM terbatas sesuai dengan SKB Empat Menteri,” tutur Nadiem dalam keterangannya, Selasa, 21 September 2021.

    Nadiem menyampaikan, sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri), vaksinasi pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) bukan syarat pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. Sekolah yang berada di wilayah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1 sampai 3 dapat melakukan PTM terbatas, terutama jika guru di sekolah tersebut sudah divaksinasi. 

    "Sekolah wajib memberikan opsi PTM terbatas dan pembelajaran jarak jauh," ucap Nadiem.

    Baca: Undip Bakal Gelar Kuliah Tatap Muka Usai Ujian Tengah Semester

    Ia mengingatkan, orang tua atau wali tetap berhak menjadi penentu metode pembelajaran terbaik bagi anak. Guna memantapkan keputusan orang tua tersebut, Nadiem memastikan pemerintah terus mengupayakan vaksinasi bagi pelajar usia 12 tahun ke atas, meskipun vaksinasi pelajar juga bukanlah syarat PTM terbatas.

    Gubernur Provinsi Jambi, Al Haris, mendukung kebijakan PTM terbatas untuk segera dilakukan. Ia melihat fenomena PJJ memberikan dampak negatif bagi peserta didik. 

    "Pelaksanaan PTM terbatas ini sangat mendesak. Sekarang ada kecenderungan gawai yang dipakai untuk PJJ digunakan untuk hal-hal yang tidak mendukung pembelajaran," tutur Haris.

    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id