26 Kampus Dapat Lampu Hijau untuk Lakukan Tes Covid-19

    Ilham Pratama Putra - 23 Maret 2020 12:41 WIB
    26 Kampus Dapat Lampu Hijau untuk Lakukan Tes Covid-19
    Plt. Dirjen Pendidikan Tinggi, Kemendikbud, Nizam. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama
    Jakarta:  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tengah menyiapkan Fakultas Kedokteran dan Rumah Sakit Pendidikan (RSP) untuk menjadi tempat tes covid-19 (virus Korona).  Hingga saat ini, sebanyak 26 Fakultas Kedokteran dan Rumah Sakit Pendidikan (RSP) telah mendapat lampu hijau dari Kementerian Kesehatan untuk melakukan tes tersebut.

    Tidak hanya itu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) juga tengah menyiapkan RSP untuk bisa menangani pasien positif covid-19.  "13 RSP juga sudah disetujui Kemenkes untuk menangani pasien positif covid-19," kata Plt. Dirjen Pendidikan Tinggi, Kemendikbud, Nizam kepada media di Jakarta, Senin, 23 Maret 2020.

    Guru besar Fakultas Teknik UGM ini mengatakan, keberadaan sub center tes covid-19 fungsinya sama dengan center pemeriksaan virus Korona.  Hasil tes covid-19 juga akan dikirim ke Balitbangkes. 

    "Jadi ini untuk membantu pemerintah agar tidak semua tes harus dilakukan di Jakarta, agar lebih cepat diketahui hasilnya.  Tindakan medis juga segera bisa diambil," tegas Nizam.

    Sebelumnya, Kemendikbud meminta Rumah Sakit milik universitas di Indonesia untuk dapat ikut merawat Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan Pasien covid-19. Ini sesuai Surat Edaran Kementerian Kesehatan Nomor HK.02.02/I/0883/2020 tentang Jejaring Pelayanan Covid-19 di Rumah Sakit Pemberi Pelayanan Nonrujukan Penyakit Infeksi Emerging (PIE).

    Baca juga:  Nadiem Undang Mahasiswa Jadi Relawan Pencegah Korona
     
    Berdasarkan data per Jumat, 20 Maret 2020, ada sepuluh rumah sakit milik universitas yang diminta membantu. Kesepuluh universitas tersebut adalah Universitas Indonesia, Universitas Padjadjaran, Universitas Gadjah Mada, Universitas Airlangga, Universitas Diponegoro, Universitas Brawijaya, Universitas Udayana, Universitas Hasanuddin, Universitas Sumatera Utara, dan Universitas Tanjungpura.

    Sejumlah kampus juga menyatakan kesiapannya untuk ditunjuk sebagai tempat uji virus Korona, Salah satunya Laboratorium Biomedik Fakultas Kedoteran (FK) Universitas Andalas (Unand) menyatakan siap menjadi tempat uji sampel untuk cek hasil swab tenggorokan dan hidung bagi pasien dengan ciri-ciri seperti gejala Virus Korona (Covid-19).

    Rektor Universitas Andalas Yuliandri mengatakan, saat ini Fakultas Kedokteran sudah memiliki sarana serta fasilitas dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang memadai.  Laboratorium itu, bisa dijadikan tempat diagnosis awal Virus Korona.

    Menurutnya, tenaga medis serta fasilitas yang dimiliki Universitas Andalas siap untuk mengantisipasi adanya wabah Virus Corona.  “Ini adalah tanggung jawab sosial yang mesti dikembangkan, kebetulan Universitas Andalas berbeda dari yang lain, yaitu ada Fakultas Kedokteran dan SDM yang cukup mumpuni,” ujarnya dikutip dari laman Unand.



    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id