comscore

Kemenag Validasi 1.496 Pengusul Bantuan Publikasi Ilmiah PTKI

Citra Larasati - 17 Maret 2022 19:16 WIB
Kemenag Validasi 1.496 Pengusul Bantuan Publikasi Ilmiah PTKI
Ilustrasi/Medcom.id
Jakarta:  Tahap pengusulan bantuan publikasi ilmiah bagi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam sudah ditutup pada 14 Maret 2022.  Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kementerian Agama (Kemenag) mencatat ada 1.496 proposal yang masuk.

“Saat ini, tim Diktis Kemenag tengah melakukan validasi atas semua proposal bantuan publikasi yang diajukan PTKI,” terang Direktur Diktis Suyitno di Bogor, Kamis, 17 Maret 2022.

Pengusul ini terbagi dalam sembilan klaster:

  1. Peningkatan Kualitas Jurnal Internasional Bereputasi
  2. Peningkatan Kualitas Jurnal Nasional Terakreditasi
  3. Pendampingan Rumah Jurnal
  4. Penghargaan Jurnal Internasional Bereputasi
  5. Penulisan dan Penerbitan Buku Berbasis Riset dan E-Book
  6. Penghargaan Penulisan Buku
  7. Penerbitan Buku Ajar
  8. Penulis Artikel di Jurnal Internasional Bereputasi
  9. Penulis Buku Dari Penerbit Internasional.
“Program bantuan ini harus terpantau progres peningkatan mutu dan produktivitas di setiap tahunnya,” pesan Suyitno. 
Suyitno mengingatkan, orientasi riset dan publikasi jangan hanya karena kepentingan pragmatis belaka, untuk mendapatkan cum dan menjadi pakar di bidangnya. Lebih dari itu, riset harus memberikan dampak langsung bagi masyarakat. 

“Selain penilaian administratif, kebermanfaatan riset bagi masyarakat dan kebijakan pemerintah untuk diprioritaskan dan diberikan scoring yang lebih tinggi dalam menilai pengajuan bantuan ini,” terangnya. 

Hasil riset yang disitasi dan menjadi bahan kebijakan akan sangat bermanfaat atas penggunaan anggaran Kementerian Agama.  Validasi atas usulan bantuan ini akan merujuk pada syarat dan ketentuan yang diatur dalam Keputusan Dirjen Pendidikan Islam Nomor 4744 tentang Petunjuk Teknis Program Bantuan Penelitian, Publikasi Ilmiah, dan Pengabdian Kepada Masyarakat Tahun Anggaran 2022. Juknis ini telah dipublikasi sejak Februari 2022 di website https://litapdimas.kemenag.go.id/index.php/. 

“Para pengusul yang tidak memenuhi syarat dan ketentuan, akan ditolak dan dapat mengusulkan kembali pada program di tahun berikutnya,” tegasnya. 

Baca juga:  Indonesia Journal of International Law FHUI Kini Terindeks Scopus

Koordinator Subdit Litapdimas Suwendi berharap bantuan ini dapat direalisasikan di tahun anggaran 2022, meski saat ini anggarannya masih mengalami penyesuaian (automatic adjusment) dengan kebutuhan nasional. Menurutnya, bantuan ini akan menjadi booster (penyemangat) bagi para peneliti atau dosen dan pengelola jurnal untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas publikasi ilmiah. 

“Bila benar terjadi automatic adjusment pada anggaran bantuan ini, kita masih berharap di tahun 2023 dapat terealisasikan,” tandasnya.

(CEU)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id