comscore

Gembar-gembor Perkuat Literasi Sepanjang 2021, Tapi Melupakan Perpustakaan

Ilham Pratama Putra - 30 Desember 2021 14:55 WIB
Gembar-gembor Perkuat Literasi Sepanjang 2021, Tapi Melupakan Perpustakaan
Ilustrasi. Medcom.id
Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Kebudayaan (Kemendikbudristek) gencar mengampanyekan penguatan literasi di dunia pendidikan sepanjang 2021. Berbagai program pun dihadirkan untuk meningkatkan kemampuan literasi.

Bahkan, Asesmen Nasional (AN) pun dibuat untuk mengukur dan mengevaluasi literasi dunia pendidikan. Namun, ada yang luput dari upaya peningkatan literasi, yakni soal keberadaan perpustakaan.

 



Pengamat pendidikan Andreas Tambah menyatakan akses sumber bacaan masyarakat Indonesia saat ini masih minim, contohnya perpustakaan. Padahal, perpustakaan salah satu kunci utama peningkatan literasi.

"Akses sumber bacaan seperti yang dicanangkan oleh pemerintah dalam Gerakan Literasi Nasional (GLN), harus benar-benar diupayakan, hingga saat ini fasilitas perpustakaan baru 154.000 atau baru 20 persen," kata Andreas kepada Medcom.id, Kamis, 30 Desember 2021.

Baca: Kemendikbudristek Dinilai Perlu Tambah Sekolah Negeri di 2022

Pendiri Rumah Literasi 45 itu menyatakan minimnya perpustakaan itu belum dapat ditolong oleh Taman Bacaan Masyarakat (TBM). Sebab, pastilah dana TBM yang merupakan inisiasi dari masyarakat itu, tak akan memenuhi kebutuhan akses baca masyarakat berdasarkan demografi.

"TBM ini kan respons masyarakat atas GLN. Tapi sekarang baru ada 5.640 tempat, sedangkan jumlah kecamatan ada 7.230 dan masyarakat tentu sulit untuk membiayai atau mendirikan TBM ini," imbuhnya.

Merujuk Skor Programme for International Student Assessment (PISA) 2018, kondisi Indonesia berada pada posisi yang sangat memprihatinkan. Skor Pisa Indonesia tak pernah mencapai skor rata-rata negara Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD).

Hasil survei PISA 2018 itu nyatanya menempatkan Indonesia di urutan ke 74 alias peringkat keenam dari bawah. Kemampuan membaca siswa Indonesia di skor 371 berada di posisi 74,  Kemampuan matematika skornya 379 berada diposisi 73, dan kemampuan sains dengan skor 396 berada di posisi 71.

(AGA)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id