comscore

Kemendikbudristek Sesalkan Mahasiswa UB Terlibat Terorisme

Ilham Pratama Putra - 26 Mei 2022 14:10 WIB
Kemendikbudristek Sesalkan Mahasiswa UB Terlibat Terorisme
Plt Dirjen Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Diktiristek) Kemendikbudristek Nizam. Medcom.id/Ilham Pratama Putra
Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menyesalkan mahasiswa Universitas Brawijaya (UB), Malang, berinisial IA terlibat kasus terorisme. Dia ditangkap lantaran diduga berafiliasi dengan ISIS.

"Saya sangat prihatin dan menyesalkan kejadian tersebut," kata Plt Dirjen Diktiristek Kemendikbudristek, Nizam, kepada Medcom.id, Kamis, 26 Mei 2022.
Nizam menuturkan pihaknya menyerahkan kasus tersebut kepada penegak hukum. Dia juga mendorong perguruan tinggi menghapus tiga dosa besar di kampus.

"Satu, intoleransi; dua, kekerasan seksual; tiga, kekerasan dalam bentuk apa pun. Di samping pemberantasan narkoba dan obat-obatan terlarang," tegas Nizam.

Dia juga meminta perguruan tinggi terus memperkuat karakter dan semangat kebangsaan. Baik lewat program kurikuler melalui mata kuliah wajib kurikulum (MKWK), kegiatan ko-kurikuler, maupun ekstrakurikuler.

"Selain itu, melalui program-program Kampus Merdeka kita lakukan pengembangan karakter, cinta Tanah Air, toleransi dalam kebinekaan, dan penguatan soft skills. Saya harap pimpinan perguruan tinggi, khususnya bidang kemahasiswaan bisa lebih aktif membina dan memantau kegiatan mahasiswa," kata dia.

Sebelumnya, mahasiswa Universitas Brawijaya (UB), Malang, IA ditangkap terkait kasus tindak pidana terorisme. Pria berusia 22 tahun itu terancam hukuman penjara.
 
"Ancaman hukumannya pidana penjara paling lama lima tahun," kata Kepala Bagian Bantuan Operasi (Kabagbanops) Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri Kombes Aswin Siregar kepada Medcom.id, Kamis, 26 Mei 2022.

IA ditangkap di indekos Kota Malang, Jawa Timur, pukul 12.00 WIB pada Senin, 23 Mei 2022. Mahasiswa semester enam angkatan 2019 jurusan Hubungan Internasional itu ditangkap karena diduga menjadi simpatisan teroris jaringan Negara Islam, Irak, dan Suriah (ISIS).

Selain itu, IA disebut mengelola media sosial menyebarkan materi-materi ISIS terkait tindak pidana terorisme. IA berkomunikasi intens dengan MR, yang merupakan tersangka teroris kelompok Jamaah Ansharud Daulah (JAD) yang ditangkap awal 2022 terkait rencana aksi teroris di fasilitas umum dan kantor-kantor polisi.

Baca: Mahasiswa Universitas Brawijaya Ditangkap Densus 88, Aktivitas IA di Kampus Ditelusuri

 

(REN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id