Cirebon Belum Izinkan Pembelajaran Tatap Muka

    Antara - 07 Januari 2021 20:34 WIB
    Cirebon Belum Izinkan Pembelajaran Tatap Muka
    Ilustrasi. Foto: MI/Adi Kristiadi
    Cirebon: Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon, Jawa Barat, belum mengizinkan Pembelajaran Tatap Muka. Sebab, situasi penyebaran covid-19 terus menunjukkan peningkatan.

    "Saya tegaskan per hari ini Satgas belum ada rekomendasi untuk sekolah normal kembali," kata Wakil Wali Kota Cirebon Eti Herawati di Cirebon, Kamis, 7 Januari 2021.

    Eti mengatakan Pemkot Cirebon sudah membuat suatu sistem untuk pembelajaran tatap muka di masa pandemi covid-19. Sistem dimaksud yakni siswa yang datang ke sekolah seminggu sekali dan satu kelas dibatasi 10 anak, serta berbagai sistem lainnya.

    Sistem ini dibuar agar jalannya sekolah tatap muka di masa pandemi tetap sesuai dengan protokol kesehatan. Namun, melihat situasi covid-19 masih menunjukkan tren meningkat.

    Baca: Boyolali Batalkan PTM untuk SD dan SMP

    Bahkan, kata dia, daerah tetangga yakni Kabupaten Cirebon, sudah masuk zona merah. Pelaksanaan PTM harus kembali ditunda.

    "Apalagi saat ini kasus covid-19 juga terus meningkat, sehingga belum ada instruksi untuk membuka sekolah," ujarnya.

    Dia menambahkan, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cirebon juga sudah merancang model pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang bagus. Namun, memang proses belajar mengajar secara tatap muka akan lebih optimal.

    "PJJ memang sudah ada, akan tetapi memang tatap muka lebih baik. Namun untuk saat ini belum bisa diterapkan," tuturnya.

    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id