328 Santri Pesantren di Banyumas Dinyatakan Positif Covid-19

    Antara - 01 Oktober 2020 13:51 WIB
    328 Santri Pesantren di Banyumas Dinyatakan Positif Covid-19
    Ilustrasi. Foto: Antara/Rahmad
    Banyumas: Sebanyak 328 santri pesantren di Kelurahan Purwanegara, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, terkonfirmasi positif virus korona (covid-19). Data ini didapat lewat hasil pemeriksaan terhadap 631 orang di pesantren tersebut.

    "Total sampel yang dilakukan pemeriksaan sebanyak 631 orang. Dari jumlah tersebut diketahui sebanyak 328 orang terkonfirmasi positif," kata Sekretaris Daerah Banyumas Wahyu Budi Saptono di Banyumas, Kamis, 1 Oktober 2020.

    Wahyu mengatakan hasil tes usap (swab) tersebut keluar dalam tiga tahap. Pertama, pada 23 September 2020 sebanyak 126 orang yang terkonfirmasi positif covid-19. Berdasarkan hasil tes tahap pertama tersebut, Pemerintah Kabupaten Banyumas melakukan tindakan, yakni untuk santri yang ada keluhan dievakuasi ke RSUD Banyumas dan RS Siaga Medika. 

    "Sedangkan yang tidak ada keluhan masuk ke rumah karantina di Baturraden," ujarnya.

    Selanjutnya, pada 26 September, kata dia, kembali keluar hasil tes usap dan sebanyak 63 orang terkonfirmasi positif covid-19 sehingga dilakukan skrining. Pada 30 September kembali keluar hasil tes usap, ada 136 positif, dan masuk kategori orang tanpa gejala (OTG).

    "Sehingga perlu dilakukan isolasi sebagai upaya untuk melindungi yang lain di mana ada yang sepuh dan sebagainya, maka kita harus lindungi," ungkapnya.

    Dia mengatakan pihak pesantren meminta agar santri yang positif diisolasi mandiri di pesantren. Menurut dia, tim task force Kementerian Kesehatan yang sudah meninjau langsung ke pesantren juga menyarankan untuk dilakukan isolasi mandiri di pesantren.
     
     

    "Tetapi kami tetap ada opsi yang kedua, yakni kami sudah siapkan rumah karantina di Baturraden. Setelah dilakukan pertemuan, akhirnya disepakati untuk dilakukan isolasi di rumah karantina Baturraden karena kalau menunggu persiapan isolasi mandiri di pesantren agak lama," jelasnya.

    Dari 328 orang yang terkonfirmasi positif covid-19 ini, 20 di antaranya dinyatakan sembuh. Mereka yang sembuh berada di RSUD Banyumas sebanyak 17 orang dan di RS Siaga Medika sebanyak 3 orang.

    Ia mengatakan, pihaknya bersama instansi terkait lainnya terus memberikan pendampingan di pesantren dalam rangka pencegahan covid-19.

    Baca: Wapres Resmikan Peluncuran Program Santripreneur Berbasis UKMK Kelapa Sawit

    Sementara itu, Kepala Dinkes Banyumas Sadiyanto mengatakan dari 328 santri yang terkonfirmasi positif COVID-19 tersebut, sebanyak 120 orang di antaranya ber-KTP Kabupaten Banyumas. Sisanya, berasal dari luar daerah.

    "Akan tetapi kita wajib untuk melakukan penanganan dengan sebaik-baiknya. Saat ini di Baturraden sudah ada tiga rumah karantina dan kapasitasnya sudah maksimal, saat ini masih ada tempat sekitar 15 (tempat tidur)," kata Sadiyanto.

    Tempat isolasi di rumah sakit, kata dia, sampai saat ini masih tersedia sekitar 30 tempat tidur dari total 182 tempat tidur yang tersebar di 10 rumah sakit. Pihaknya juga sudah melakukan evaluasi dan tes usap terhadap 126 santri yang menjalani isolasi di rumah karantina Balai Diklat Baturraden.

    Selain di Kelurahan Purwanegara, Kecamatan Purwokerto Utara, sebanyak 11 santri dari satu pesantren di Grumbul Ciwarak, Desa Karanggintung, Kecamatan Sumbang, Banyumas, juga terkonfirmasi positif covid-19.

    (AGA)
    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id