Legislator Dorong Asesmen Nasional Segera Disosialisasikan

    Ilham Pratama Putra - 26 Oktober 2020 13:35 WIB
    Legislator Dorong Asesmen Nasional Segera Disosialisasikan
    Ilustrasi. Foto: MI
    Jakarta:  Anggota Komisi X DPR, Ferdiansyah meminta Kemendikbud segera menyosialisasikan perkembangan serta konsep Asesman Nasional atau Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter yang rencananya bakal diterapkan mulai 2021.  Asesmen ini merupakan program yang digadang-gadang menggantikan Ujian Nasional (UN) yang telah dihapus beberapa waktu lalu.

    Ferdiansyah memperkirakan AKM bakal digelar pada bulan yang sama dengan UN tahun-tahun sebelumnya, yakni sekitar April. Diperkirakan akan berlangsung enam bulan lagi, namun Ferdiansyah tak melihat kesiapan dari Kemendikbud.

    "Kira-kira ini kan bulan April. Kapan akan disosialisasikan? Ini kan enggak becanda, pengganti UN. Ini membuat kebijakan tapi tidak lengkap dan komprehensif kajiannya," ujar Ferdiansyah dalam Webinar YouTube Pendidikan VOX Point, Minggu 25 Oktober 2020.

    Ferdiansyah mempertanyakan beberapa hal. Utamanya apakah penyusunan konsep AKM telah dilakukan dan melibatkan pemangku kepentingan.

    "Apakah konsep AKM ini sudah dipahami pemangku kepentingan? Nah siapa siapa yang dianggap pemangku kepentingan dan berapa lama mereka bisa menyosialisasikan sampai satuan pendidikan paham?" terang Ferdiansyah.

    Baca juga:  Rapor Pendidikan: PJJ Nilai 55, Penghapusan UN Dapat 100

    Dia pun tak yakin apakah dengan waktu yang ada, satuan pendidikan akan cepat memahami bagaimana menjalankan AKM. Terlebih dia mendapat bocoran jika konsep AKM ini tertuang dalam panduan setebal 125 halaman.

    "Kami mempertanyakan kebijakan publik tersebut, karena dilakukan untuk memantau proses belajar peserta didik secara berkesinambungan," kata dia.

    Ferdiansyah ingin mendapat kepastian apakah AKM tersebut dapat menjadi alat yang tepat untuk mengevaluasi peserta didik, satuan pendidik, dan program pendidik. Apakah AKM nantinya dapat terlaksana dengan transparan dan sistemik, serta dapat menilai standar pendidikan nasional.

    "Lalu siapa pula yang membuat soal AKM ini, siapa yang mengawasi dalam konteks apakah ini cocok karena tidak ada data dan segmentasinya," terangnya.

    Ferdianysah mengatakan, jika pertanyaan-pertanyaan itu belum dijawab oleh Kemendikbud. Menurutnya, Kemendikbud harus segera menjelaskan secara rinci bagaimana AKM bisa berjalan lancar pada 2021, hingga AKM bisa menjadi standar baru pendidikan yang lebih baik.

    "Terakhir bagaimana kita mengevaluasi pelaksanaan AKM ini. Ini jadi pertanyaan-pertanyaan yang tidak bisa dijawab kemendikbud secara sempurna sampai saat ini," tutup dia.

    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id