comscore

FRI Sebut Stunting Bisa Jadi Bahan Pembelajaran Mahasiswa

Ilham Pratama Putra - 26 Oktober 2021 12:13 WIB
FRI Sebut Stunting Bisa Jadi Bahan Pembelajaran Mahasiswa
Siswa tengah membaca buku pelajaran di dalam kelas. Foto: Kemendikbud/Dok. BKLM.
Jakarta: Wakil Ketua Forum Rektor Indonesia (FRI), Maskuri menilai pembelajaran di perguruan tinggi mesti memasukkan penanganan stunting atau kegagalan tumbuh pada anak sebagai materi belajar. Menurutnya mahasiswa harus memiliki pengetahuan terkait pencegahan stunting.

"Mahasiswa adalah calon ibu dan bapak yang akan melahirkan bayi. Literasi pengetahuan dan info yang memadai terkait nutrisi untuk mencegah stunting sangat penting," kata Maskuri dalam  Simposium Nasional Penurunan Stunting Melalui Tridarma Perguruan Tinggi, Selasa, 26 Oktober 2021.
Mahasiswa dapat diarahkan melalui berbagai kegiatan yang dapat menangani stunting. Misalnya dalam kegiatan pendidikan hingga pengabdian masyarakat.

"Pembelajaran mahasiswa juga dapat diarahkan melalui kegiatan pendidikan, pengajaran, penelitian, pengabdian masyarakat, tridarma yang bersinggungan mengenai stunting," sebutnya.

Menurut dia, persoalan stunting harus cepat diatasi. Sebab, stunting berpotensi untuk mengacaukan Sumber Daya Manusia Indonesia.

Dia khawatir anak Indonesia tidak dapat tumbuh dengan sehat. Menurutnya angka stunting di Indonesia masih belum memenuhi standar World Health Organization (WHO).

"Meskipun terjadi penurunan, tapi masih belum memenuhi standar WHO," terang dia.

Baca juga:  FRI: Stunting Dapat Mengacaukan Kualitas SDM Indonesia

WHO menetapkan angka maksimal stunting sebesar 20 persen. Sementara, pada survei terakhir, pada tahun 2019 angka stunting di Indonesia sebesar 27,67 persen.

"Dan pandemi ini bisa memperburuk laju penurunan stunting," ujarnya.

(CEU)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id