Ratusan Mahasiswa dari 36 Kampus Ikut Pertukaran Mahasiswa Nasional

    Citra Larasati - 16 Oktober 2020 23:10 WIB
    Ratusan Mahasiswa dari 36 Kampus Ikut Pertukaran Mahasiswa Nasional
    Rektor Untar, Agustinus Purna Irawa. Foto: Zoom
    Jakarta:  Sebanyak 600 mahasiswa dari 36 perguruan tinggi mengikuti Pertukaran Mahasiswa Nasional (PMN) 2020 secara virtual yang digelar Universitas Tarumanagara ( Untar).  Agenda kuliah bersama terbesar ini diisi sejumlah materi, mulai dari mendirikan PT, Startup, Hak Kekayaan Intelektual (HKI) untuk bisnis, hingga CEO Talks.

    Rektor Untar, Agustinus Purna Irawan mengatakan, bahwa PMN 2020 mengambil tema kewirausahaan sesuai dengan salah satu keunggulan yang Untar bangun selama ini.  Tema ini diambil, salah satu tujuannya adalah agar ketika lulus nanti, mahasiswa tidak hanya memiliki bekal kompetensi yang cukup untuk menjadi profesional, namun juga diharapkan bisa menjadi wirausahawan dan membuka lapangan kerja baru.

    Harapan ini, kata Agustinus, mengingat setiap tahunnya dibutuhkan sekitar tiga juta lapangan pekerjaan baru. Untuk itu, kalangan kampus atau perguruan tinggi dituntut semakin kreatif dalam mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) unggul, baik untuk menjadi tenaga profesional guna memasuki dunia pekerjaan maupun membuka wirausaha sendiri.

    Adapun ajang Pertukaran Mahasiswa Nusantara ini merupakan salah satu wujud implementasi dari program Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka yang digaungkan Kemendikbud. Melalui kegiatan ini diharapkan terjadi interaksi antara dosen, mahasiswa, serta pelaku usaha sehingga terbentuk jejaring atau networking.

    "Dari kegiatan ini, kami harapkan dapat mendorong mahasiswa kita mampu membuka dan menciptakan lapangan pekerjaan serta mendorong kesempatan kerja bagi orang lain," kata Agustinus.

    Baca juga:  Wisuda Daring UI, 2.773 Mahasiswa Lulus dengan Cum Laude

    Sebab dengan banyaknya interaksi dan jaringan, maka akan membangun komunitas untuk meningkatkan bisnis di masa depan,  "Di Untar sendiri ada 3.000 mahasiswa sudah punya bisnis sendiri, dari total 15.000 mahasiswa Untar," jelas Agustinus.

    Kegiatan yang digelar selama tiga hari ini (15-17 Oktober 2020) akan diisi sejumlah materi seperti bagaimana mendirikan PT startup, HKI untuk bisnis, dan ada juga CEO Talks. 

    "Nanti ada tugas ujian mahasiswanya juga yang sesuai topik setiap harinya. Ada ujian yang harus dikuti mahasiswa. Akan ada sertifikat keikutsertaan, ada skornya. Penggunaan sertifikat ini diserahkan kepada kampus masing-masing apakah akan disetarakan atau tidak, penjaminan mutu diserahkan ke kampus masing-masing," terangnya.

    Rektor Institut Sains dan Teknologi AKRPIND Yogyakarta, Amir Hamzah turut memberikan sambutan mewakili perguruan tinggi yang mengikuti PMN 2020.  Amir mengapresiasi sekaligus mengaku terinspirasi dari kegiatan PMN Untar ini.

    "Apa yang digelar Untar oleh pak Agustinus ini merupakan kuliah terbesar diikuti 36 kampus dan ratusan mahasiswa yang bergabung.  PMN ini membuka mata, bahwa belajar bisa dilakukan dengan mudah dan masif,” ujarnya.

    Pada sesi diskusi CEO Talk, Tania Hendrica, founder Papermotion tampil memaparkan tips dan kiat membangun startup yang sukses. Alumni Fikom Untar angkatan 2012 Jurusan Advertising ini mengutarakan langkah yang dilakukan dalam membangun relasi atau jaringan dan networking

    "Pada masa kuliah aktif dan membangun jaringan yang luas sembari tetap belajar menuntut ilmu," tutupnya.


    (CEU)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id