Perempuan Hingga Daerah 3T Jadi Prioritas Penerima FBK 2021

    Arga sumantri - 15 Februari 2021 15:07 WIB
    Perempuan Hingga Daerah 3T Jadi Prioritas Penerima FBK 2021
    Dirjen Kebudayaan Kemendikbud Hilmar Farid. Foto: Medcom.id/Muhammad Syahrul Ramadhan.



    Jakarta: Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan kembali menyelenggarakan Fasilitasi Bidang Kebudayaan (FBK). Tahun ini, pengusul perempuan, penyandang disabilitas, dan dari daerah 3T (Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal) mendapatkan prioritas utama penerima dana FBK.

    "Penyandang Disabilitas dan kaum perempuan menjadi prioritas penerima FBK tahun 2021, selain itu pengusul FBK yang berasal dari daerah 3T akan ada kekhususan tersendiri," jelas Direktur Jenderal Kebudayaan Hilmar Farid, Senin, 15 Februari 2021.






    Hilmar menjelaskan FBK merupakan cikal bakal Dana Abadi Kebudayaan yang digagas pada Kongres Kebudayaan Indonesia 2018. Ia berharap dana tersebut dapat mendorong dalam upaya pemajuan kebudayaan di Indonesia.

    "Selain itu, FBK diharapkan dapat menjadi wadah inisiatif publik untuk penyediaan ruang keragaman ekspresi dan mendorong interaksi budaya dan inisiatif-inisiatif baru dalam upaya pemajuan kebudayaan Indonesia dalam UU Pemajuan Kebudayaan No.5 Tahun 2017," ucap dia.

    Pada tahun ini, FBK diselenggarakan dengan tema 'Ketahanan Budaya' yang dibagi menjadi tiga kategori yakni Penciptaan Karya Kreatif Inovatif, Dokumentasi Karya/Pengetahuan Maestro, dan Pendayagunaan Ruang Publik. Pendaftaran FBK 2021 akan dibuka pada 2 Maret 2021 sampai 2 April 2021 dan seleksi proposal berlangsung mulai 3 April 2021 sampai 3 Mei 2021. 

    FBK sebagai salah satu stimulus yang diberikan kepada pelaku budaya, bersifat non-fisik dan non-komersil, serta dapat diapresiasi masyarakat dan pemangku kepentingan secara luas.

    Baca: 3.000 Mahasiswa Berkesempatan Belajar Teknologi Langsung dengan Google

    Pada penyelenggaraan FBK 2020 telah menghasilkan program-program terbaik di bidang kebudayaan yang menarik, potensial dan memiliki komitmen dalam upaya pemajuan kebudayaan, baik di daerahnya masing-masing maupun dalam ruang lingkup nasional.  Program-program tersebut dapat diakses melalui laman https://fbk.id. 

    laman itu juga menampilkan secara singkat profil penerima dan profil kegiatan yang dilaksanakan dengan bantuan fasilitasi bidang kebudayaan, serta kontak penerima untuk memperkuat jejaring dalam berkebudayaan. Hal ini sebagai tanggung jawab publik dan sebagai referensi bagi berbagai pihak untuk pengembangan program pemajuan kebudayaan.

    Selain sebagai informasi pelaksanaaan dan program FBK tahun 2020, pengajuan proposal untuk tahun 2021 juga dilakukan melalui laman https://fbk.id. Para pengusul bisa mendapatkan informasi tentang petunjuk teknis FBK 2021, serta terdapat pula kontak konsultasi dan ruang konsultasi secara daring untuk meningkatkan pelayanan publik terkait Fasilitasi Bidang Kebudayaan.

    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id