UNY: Kehadiran Rektor Asing Belum Mendesak

    Patricia Vicka - 05 Agustus 2019 13:01 WIB
    UNY: Kehadiran Rektor Asing Belum Mendesak
    Ilustrasi Medcom,id/M.Rizal.
    Yogyakarta:  Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Sutrisna Wibawa menilai keberadaan rektor asing di Indonesia belum mendesak untuk dipenuhi.  
      
    Menurutnya, wacana Kementerian Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi (Kemenristekdikti)  mendatangkan rektor asing dikeluarkan untuk mengebut peringkat kampus negeri selevel dunia. Namun sebenarnya keberadaan rektor asing hanya salah satu persyaratan saja yang harus dipenuhi untuk mendongkrak peringkat tersebut.

    Masih ada sejumlah syarat lainnya yang harus dipenuhi sebuah universitas untuk bisa masuk dalam peringkat dunia.  "Yang penting itu bagaimana kampus menghasilkan lulusan berkualitas  dan berkarya untuk sekitar. Selama kampus bisa melakukan itu, maka tidak perlu lagi ada rektor asing," ujar Sutrisna melalui sambungan telepon pada Medcom.id di Yogyakarta, Senin, 5 Agustus 2019.

    Sebaliknya untuk mengebut peringkat pergurian tinggi negeri (PTN), pemerintah diminta untuk lebih mendukung PTN dalam kegiatan sehari-hari. Misalnya pemerintah memberikan otonomi luas ke PTN untuk membuat regulasi dan mengatur anggaran kegiatan perkuliahan dan riset.

    Dengan adanya pemberian wewenang ini pihak kampus dapat leluasa menyusun prioritas anggaran dan kegiatan di dalam lingkup universitas.

    Pemerintah juga diminta memperbesar anggaran untuk pendidikan perguruan tinggi. Anggaran yang tinggi dapat memacu sivitas akademika kampus dalam menghasilkan karya yang lebih banyak dan berkualitas.

    "Riset kalau ada dananya bisa jalan. Hasilnya bisa dipakai untuk kemajuan di universitas dan masyarakat," terangnya.

    Baca:  UGM dan UNY Terbuka dengan Dosen Asing

    Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan, rencana mendatangkan rektor dan dosen asing akan direalisasikan di 2020.

    Pihaknya masih menggodok penerapan kebijakan tersebut serta masih menyisir sejumlah peraturan yang menghalanginya. Nasir meyakini kehadiran rektor asing bisa mendongkrak kualitas perguruan tinggi di Indonesia. Rektor WNA dapat memberikan gambaran dan mendorong sivitas akademika di kampus agar memiliki kualitas dunia.




    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE
    MORE

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id