Undip: 4.000 Kursi di 51 Prodi Lewat Jalur SBMPTN

    Intan Yunelia - 12 Juni 2019 19:28 WIB
    Undip:  4.000 Kursi di 51 Prodi Lewat Jalur SBMPTN
    Ilustrasi UTBK, MI/Adi Kristiadi.
    Jakarta: Pendaftaran Seleksi Masuk Bersama Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2019 sudah dimulai sejak tanggal 10 Juli hingga 24 Juli 2019.  Universitas Diponegoro (Undip) Semarang di SBMPTN 2019 kali ini menyiapkan setidaknya 4.000 kursi atau 40 persen dari total mahasiswa baru 2019.

    “Kuota 40 persen kan. Kita terima total 10.000 mahasiswa baru. Jadi SBMPTN sekitar 4.000-an,” kata Rektor Undip, Yos Johan Utama saat dihubungi Medcom.id, Rabu, 12 Juli 2019.

    Ia melanjutkan, terdapat total 51 program studi (prodi) yang ditawarkan kepada mahasiswa baru. Di mana dari total tersebut dibagi ke dalam dua kategori, yaitu Saintek (sains dan teknologi) dan Soshum (sosial humaniora).

    Baca:  Skema Baru SBMPTN Tekan Tingkat Kegagalan Menembus PTN

    Ada pun syarat-syarat peserta untuk mengikuti ujian SBMPTN, siswa harus lulus SMA sederajat mulai dari lulusan tahun 2017 dan 2018 dan harus sudah memiliki ijazah. Bagi siswa lulus tahun 2019 bisa memiliki surat keterangan lulus pendidikan menengah yang pas fotonya sudah ditandatangani oleh kepala sekolah serta dibubuhi cap stempel sah.

    Siswa harus memiliki nilai UTBK, memiliki kesehatan fisik, mengikutsertakan NISN (Nomor Induk Siswa Nasional) dan tidak lulus pada jalur Seleksi Nasional Masuk PTN (SNMPTN) 2019.

    Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman https://pendaftaran.sbmptn.ac.id. Ia berharap para calon pendaftar agar memperhatikan secara teliti dan cermat semua ketentuan persyaratan dan tahapan pendaftaran SBMPTN 2019 yang dapat dilihat pada laman https://sbmptn.ltmpt.ac.id.

    Baca:  Prodi Pengelolaan Hutan UNS Mulai Terima Mahasiswa Baru

    Seperti diketahui, salah satu persyaratan untuk mendaftar di jalur SBMPTN 2019 adalah wajib mengikuti UTBK. Ujian ini dapat diikuti oleh siswa lulusan 2017, 2018, dan 2019 dari pendidikan menengah (SMA/MA/SMK) dan sederajat, serta lulusan Paket C tahun 2017, 2018, dan 2019.
     
    UTBK menggunakan soal-soal ujian yang dirancang sesuai kaidah akademik, di mana tes ini dapat memprediksi keberhasilan calon mahasiswa di semua program studi. Pengelolaan dan pengolahan data untuk kepentingan seleksi jalur SBMPTN dilakukan LTMPT yang merupakan satu-satunya lembaga penyelenggara tes perguruan tinggi terstandar di Indonesia.
     
    Materi yang diujikan dalam UTBK 2019 adalah soal Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Kemampuan Akademik (TKA). TPS bertujuan mengukur kemampuan kognitif, terdiri atas kemampuan penalaran umum, pengetahuan kuantitatif, pengetahuan dan pemahaman umum, serta kemampuan memahami bacaan dan menulis. Sementara TKA mengukur pengetahuan dan pemahaman keilmuan yang diajarkan di sekolah.



    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE
    MORE

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id