21 Perguruan Tinggi Jadi Pendatang Baru di Klaster Mandiri

    Intan Yunelia - 19 November 2019 21:49 WIB
    21 Perguruan Tinggi Jadi Pendatang Baru di Klaster Mandiri
    Menristek dan Kepala BRIN, Bambang Brodjonegoro. Foto: Medcom.id/Intan Yunelia.
    Jakarta:  Sebanyak 21 perguruan tinggi berhasil meningkatkan kinerja penelitiannya secara signifikan, sehingga berhasil masuk ke Klaster Mandiri dalam Klasterisasi Penilaian Kinerja Penelitian Perguruan Tinggi periode 2016-2018.  Hampir separuh dari 21 perguruan tinggi tersebut berstatus Perguruan Tinggi Swasta (PTS).

    “Penilaian kinerja penelitian perguruan tinggi untuk periode tahun 2016-2018 dilakukan berdasarkan data yang sudah dikumpulkan oleh masing-masing perguruan tinggi di Sistem Informasi Manajemen Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Simlitabmas),” kata Menteri Riset dan Teknologi (Menristek)'Kepala Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN), Bambang Brodjonegoro saat Konferensi Pers Hasil Klasterisasi Penilaian Kinerja Penelitian Perguruan Tinggi Tahun 2016-2018 di Gedung BPPT, Jalan M.H Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa, 19 November 2019.

    Ia menegaskan, bahwa pemeringkatan ini dilakukan agar dapat menjadi dasar bagi perguruan tinggi dalam melakukan perbaikan kinerja penelitian di tingkat global.  Dengan klasterisasi ini diharapkan perguruan tinggi dapat terus memacu kinerja penelitiannya.

    “Mohon pemeringkatan ini dilihat secara serius, kalau ada yang masih kurang tolong dipelajari kekurangannya, agar perguruan tinggi yang dipimpin bisa meningkatkan klasternya,” tutur Bambang.

    Sebelumnya Bambang mengatakan, terdapat tiga kategori kelompok penelitian yang masuk dalam penilaian klasterisasi kali ini. Dari hasil analisis terhadap data yang sudah diverifikasi, terdapat 47 perguruan tinggi yang masuk dalam kelompok mandiri, 146 perguruan tinggi kelompok utama, 479 perguruan tinggi kelompok madya, dan 1.305 perguruan tinggi masuk kelompok binaan.

    Penilaian kinerja penelitian perguruan tinggi ini akan berdampak kepada sejumlah aspek. Di antaranya kuota anggaran penelitian, pengelolaan dana desentralisasi sesuai dengan rencana induk penelitian masing-masing perguruan tinggi, peta kebutuhan program penguatan kapasitas per klaster, dan mekanisme pengelolaan penelitian.

    21 Perguruan Tinggi Pendatang Baru di Klaster Mandiri sebagai berikut:

    1.   Universitas Muhammadiyah Yogyakarta 
    2.   Universitas Haluoleo
    3.   Universitas Jenderal Soedirman 
    4.   Universitas Sriwijaya 
    5.   Universitas Negeri Malang 
    6.   Universitas Sumatera Utara 
    7.   Universitas Negeri Jakarta 
    8.   Universitas Syiah Kuala 
    9.   Universitas Sam Ratulangi
    10. Universitas Negeri Padang
    11. Universitas Telkom
    12. Universitas Bina Nusantara
    13. Universitas Tanjungpura
    14. Universitas Kristen Petra
    15. Universitas Atma Jaya Yogyakarta
    16. Universitas Pancasila
    17. Universitas Gunadarma
    18. Universitas Katolik Parahyangan
    19. Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya
    20. Universitas Tarumanagara
    21. Universitas Negeri Medan



    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id