Sejarawan UIN: Tak Mungkin PKI Bangkit Kembali

    Arga sumantri - 30 September 2020 17:27 WIB
    Sejarawan UIN: Tak Mungkin PKI Bangkit Kembali
    Guru Besar Sejarah UIN Jakarta Azyumardi Azra. Zoom
    Jakarta: Guru Besar Sejarah Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta Azyumardi Azra meyakini isu kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI) hanya isapan jempol. Tak ada indikator tepercaya yang menunjukkan PKI akan bangkit.

    "Kalau dlihat secara nasional, misalnya, dari berbagai alasan tidak ada yang kuat untuk meyakinkan PKI akan bangkit karena akan ada beberapa hambatan," Azyumardi dalam webinar yang digelar lembaga Saiful Mujani Research dan Consulting (SMRC), Rabu, 30 September 2020. 

    Hingga kini, Azyumardi mengaku paling menolak atas isu kebangkitan PKI. Sebab, menurut dia, PKI di Indonesia akan sangat sulit kembali muncul ke permukaan. Bagi Azyumardi, isu kebangkitan PKI cuma 'gorengan politik' musiman.

    Ia mencontohkan, peluang PKI hadir sebagai partai politik sangat sulit. Sebab, Indonesia memiliki undang-undang dan ketetapan MPR (Tap MPR) yang masih melarang ideologi komunisme dan marxisme. 

    "PKI sebagai partai, ya tidak mungkin. Susah itu," ungkap sejarawan UIN Jakarta itu.

    Baca: Survei SMRC: Hanya 14% Warga Setuju Isu Kebangkitan PKI

    Isu yang menyebut PKI akan bangkit lewat ideologi, kata dia, mungkin bisa terjadi. Namun, juga harus dipahami lebih menyeluruh dalam bentuk apa ideologi itu berkembang. Ideologi komunis sebagai metode perlawanan, lanjut dia, mungkin bisa saja bangkit. Namun, ia meragukan signifikansi atas dampak yang ditimbulkan.

    "Kalau sebagai metode perlawanan, kepincangan ekonomi, ya mungkin saja. Tapi seberapa banyak? Oleh karena itu, ya dari segi itu enggak mungkin PKI itu muncul, bangkit kembali," ujarnya.

    Azyumardi pun tak heran dengan hasil survei SMRC yang menyebut hanya 14 persen warga Indonesia yang setuju dengan pendapat PKI akan bangkit. Ia mengatakan, jumlah tersebut merupakan orang-orang yang sangat anti PKI.

    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id