Nadiem: Bahasa Sosialisasi Pencegahan Covid-19 Terlalu Rumit

    Ilham Pratama Putra - 01 Desember 2020 15:20 WIB
    Nadiem: Bahasa Sosialisasi Pencegahan Covid-19 Terlalu Rumit
    Mendikbud Nadiem Makarim. Tangkapan layar.
    Jakarta: Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim menilai bahasa yang digunakan dalam sosialisasi pencegahan penyebaran virus korona (covid-19) terlalu rumit. Banyak masyarakat Indonesia, khususnya di daerah, dinilai kesulitan memahami kampanye pemerintah tentang pencegahan penyebaran virus tersebut.

    "Pencegahan penyebaran covid-19 masih perlu ditingkatkan. Bahasa yang (saat ini digunakan) terlalu tinggi atau rumit," ujar Nadiem dalam Webinar Peluncuran Pedoman Perubahan Perilaku Protokol Kesehatan 3M Dalam 77 Bahasa Daerah, Selasa 1 Desember 2020.

    Menurutnya, tantangan komunikasi dan sosialisasi ke publik ini harus cepat diatasi. Mengingat pentingnya konten kampanye pencegahan penyebaran covid-19 bagi keselamatan masyarakat.

    Baca: Pemerintah Luncurkan Pedoman Pencegahan Covid-19 dalam 77 Bahasa Daerah

    Makanya, melalui badan bahasa, Kemendikbud meluncurkan pedoman perubahan perilaku protokol kesehatan. Pedoman dibuat dalam 77 bahasa daerah.

    "Sehingga strategi mengubah pesan-pesan itu ke dalam bahasa yang paling dekat dengan masyarakat, yaitu bahasa daerah masing-masing dirasa sangat tepat," terang Nadiem.

    Menurut Nadiem, bahasa daerah sebagai bahasa ibu adalah model pendekatan yang sarat emosionil. Nadiem berharap penerjemahan ke bahasa daerah terkait pandemi ini dapat membuat masyarakat tergerak untuk menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.

    "Saya menyambut baik dan mengucapkan terima kasih atas inisiatif yang diambil oleh Kepala Badan Bahasa, bekerja sama tim Satgas penanganan covid 19 ini, semoga upaya kita untuk menghentikan penyebaran covid-19 ini mendapatkan kemudahan dari Allah yang maha kuasa," tutup Nadiem.

    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id