Surat Keterangan Vaksinasi Covid-19 Jadi Syarat Daftar Ulang Siswa di Kalteng

    Antara - 18 Juni 2021 15:04 WIB
    Surat Keterangan Vaksinasi Covid-19 Jadi Syarat Daftar Ulang Siswa di Kalteng
    Ilustrasi. Media Indonesia



    Palangka Raya: Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah memutuskan menambah persyaratan daftar ulang bagi peserta didik di tingkat SMA, SMK dan SLB menghadapi pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. Persyaratan tambahan itu yakni surat keterangan telah mendapat vaksin covid-19.

    "Mengenai tambahan persyaratan daftar ulang SMA, SMK dan SLB, serta PTM terbatas ini sudah kami sampaikan ke masing-masing kepala sekolah," kata Pelaksana Tugas Kepala Disdik Kalteng Syaifudi di Palangka Raya, Jumat, 18 Juni 2021.

     



    Ia menjelaskan, calon peserta didik yang telah dinyatakan diterima, wajib melaporkan diri ke sekolah tujuan sesuai jadwal yang ditentukan. Siswa harus melampirkan bukti atau surat keterangan orang tua atau wali siswa telah mendapat vaksin covid-19.

    Kemudian, dalam rangka persiapan PTM terbatas tahun ajaran 2021/2022 peserta didik kelas 11 dan 12, termasuk SMK, diwajibkan melaporkan diri ke sekolah dengan melampirkan bukti atau surat keterangan orang tua atau wali siswa telah dapat vaksin covid-19. Namun apabila karena kondisi tertentu orang tua atau wali siswa tidak dapat divaksin, maka dapat melampirkan surat keterangan dari pihak berwenang.

    "Kebijakan ini sebagai upaya maksimal dari pemerintah, memberikan keamanan dan menjamin kesehatan masyarakat, termasuk nantinya dalam pelaksanaan PTM terbatas," terangnya.

    Baca: PPDB Kabupaten Bekasi, Kuota 5% untuk Anak Tenaga Medis Covid-19

    Pemerintah provinsi, kata dia, berupaya secara maksimal mencegah penyebaran covid-19 di Kalteng. Termasuk, dalam proses belajar mengajar yang akan menerapkan PTM terbatas.

    Pemprov bersama instansi terkait lainnya terus memacu percepatan vaksinasi di seluruh wilayah Kalteng. Salah satunya kepada mereka yang berkaitan dengan penunjang dunia pendidikan.

    Syaifudi menyampaikan, sesuai jadwal sebelumnya, maka 14-17 Juni 2021 merupakan masa pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Namun, karena masih banyak masyarakat belum memahami sepenuhnya mekanisme PPDB, sehingga diputuskan jadwalnya dimundurkan menjadi 28 Juni-1 Juli 2021 mendatang.

    "Banyak masyarakat atau orang tua berkomunikasi dengan kami dan memerlukan penjelasan lebih mendalam tentang mekanisme PPDB," kata dia.

    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id