I Gusti Bagus Sugriwa Kampus Hindu Negeri Pertama Indonesia

    Ilham Pratama Putra - 03 Februari 2020 13:28 WIB
    I Gusti Bagus Sugriwa Kampus Hindu Negeri Pertama Indonesia
    Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa, Denpasar, Bali,
    Denpasar:  Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa, Denpasar, Bali, menjadi Universitas Hindu Negeri pertama di Indonesia. UHN I Gusti Bagus Sugriwa merupakan alih status dari Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar.

    “Kami seluruh sivitas akademika IHDN Denpasar, merasa bersyukur atas keluarnya Peraturan Presiden nomor 20 tahun 2020 tentang Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar, yang ditandatangani Presiden Jokowi pada Jumat lalu,” kata Rektor IHDN Denpasar, I Gusti Ngurah Sudiana, dikutip dari siaran pers, Senin, 3 Februari 2020.

    I Gusti Ngurah Sudiana mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam proses peralihan itu.  Dia menilai peralihan status tidak akan terjadi tanpa kerja keras seluruh pihak.

    “Kami segenap sivitas akademika IHDN Denpasar akan terus lebih giat lagi dalam membangun kampus Hindu agar terus lebih baik,” ujar dia.

    Menurutnya, perubahan IHDN Denpasar menjadi universitas dapat meningkatkan kontirbusi kampus dalam membangun kehidupan keagamaan umat Hindu dan bangsa Indonesia. “Ini menjadi kebanggaan tersendiri karena ini menjadi Universitas Hindu Negeri yang pertama di Indonesia,” tambahnya.

    Pemilihan nama kampus, I Gusti Bagus Sugriwa juga tak sembarangan. Tokoh I Gusti Bagus Sugriwa begitu dekat di hati masyarakat Hindu Bali dan Indonesia.

    Menurut I Gusti Ngurah Sudiana, tokoh I Gusti Bagus Sugriwa merupakan panutan dan Bapak Peradaban Hindu.

    "Berpenampilan sederhana, dengan cita-cita melestarikan bahasa daerah dan agama Hindu di Bali menjadi karakteristik dari tokoh panutan kelahiran Bungkulan, Buleleng pada 4 Maret 1900 ini," ujarnya. 

    I Gusti Bagus Sugriwa dikenal sebagai seorang petani yang meleburkan diri dalam dunia pendidikan untuk menjemput sebuah peradaban Hindu di Indonesia. Secara otodidak, I Gusti Bagus Sugriwa merambah dunia pendidikan dengan mengajar pada Sekolah Dasar di Desa Bungkulan, Buleleng.

    Berdasarkan hasil penelitian Rema (2010), I Gusti Bagus Sugriwa juga disebut tokoh agama, tokoh pendidikan, dan tokoh panutan. Di Indonesia, I Gusti Bagus Sugriwa merupakan sosok budayawan.

    "Perjuangan ini tentu bukanlah pekerjaan yang mudah. Berbagai aral ia hadapi hingga peradaban Hindu mendapat pengakuan resmi pemerintah Indonesia," kata I Gusti Ngurah Sudiana.

    I Gusti Bagus Sugriwa menghembuskan nafas terakhir pada Selasa, 22 Nopember 1973. Sebagai bentuk penghargaan, Patung batu I Gusti Bagus Sugriwa pun dipahatkan dan berdiri persis di sebelah kampus IHDN Denpasar Jalan Ratna, Kota Denpasar itu.



    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id