Menolak Dicap 'Jadul', UNY Kembangkan Prodi Kekinian

    Ilham Pratama Putra - 16 Juli 2020 17:20 WIB
    Menolak Dicap 'Jadul', UNY Kembangkan Prodi Kekinian
    Rektor UNY Sutrisna Wibawa. Zoom
    Jakarta: Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Sutrisna Wibawa menolak jika kampusnya dicap sebagai kampus zaman dulu alias 'jadul'. UNY terus mengembangkan program studi (prodi) untuk menjawab tantangan masa depan.

    Bahkan pihaknya saat ini tengah mendirikan jurusan kekinian. Salah satunya, jurusan perdagangan internasional.

    "Kita dirikan jurusan perdagangan internasional. Sebab kan sudah ada bandara Kulon Progo ini akan menciptakan ekosistem ekspor impor yang lebih besar. Untuk itu jurusan ini kita siapkan," kata Sutrisna dalam live Instagram @osc_medcom, Rabu, 15 Juli 2020.

    Selain itu, pihaknya juga melakukan pengembangan pada jurusan lama. Agar jurusan itu dapat terus bertahan di era digital ini.

    "Kemudian Teknik Informatika (TI)  kita kembangkan kurikulumnya. Sekarangkan era virtual reality, kita butuh banyak programmer, kita bangun model lab yang baru karena lab yang real itu tentu mahal," lanjutnya.

    Baca: UNY Targetkan Jadi Universitas Kelas Dunia di 2025

    Bahkan, jurusan seperti Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) pun turut jadi perhatian. Dia tidak ingin PGSD  kalah saing dengan prodi yang lebih diminati dunia industri saat ini.

    Dia menganggap prodi ini harus terus bertahan, sebab kebutuhan guru akan terus ada. Tinggal bagaimana guru yang dicetak dari UNY ini memiliki kemampuan adaptasi dengan kemajuan zaman.

    "Jadi kurikulumnya harus mampu ditingkatkan dan diadaptasi. Apalagi saat ini model pembelajaran kita semakin memanfaatkan teknologi," ujarnya.

    (AGA)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id