LLDikti dan Kemendagri Tangkal Data Palsu Mahasiswa

    Ilham Pratama Putra - 21 Februari 2020 09:09 WIB
    LLDikti dan Kemendagri Tangkal Data Palsu Mahasiswa
    Ilustrasi. Foto: Medcom.id/M. Rizal
    Jakarta:  Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) wilayah III DKI Jakarta bekerja sama dengan Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).  Kerja sama ini terkait keterbukaan dan akses data kependudukan khususnya di tingkat universitas.

    Perguruan Tinggi yang bekerja sama dengan Ditjen Dukcapil memiliki akses untuk membuka Nomor Induk Kependudukan (NIK).  Kampus tersebut juga bisa mengakses informasi mahasiswanya hingga calon mahasiswa yang mendaftar menggunakan NIK.

    Dengan begitu, data mahasiswa tak lagi bisa dicurangi. Pihak kampus nantinya bisa dengan mudah mengetahui identitas asli mahasiswa.

    "Kemudian kami juga akan melakukan koordinasi dengan universitas di bawah LLDIKTI Wilayah III agar bisa menjaga status keaslian data tersebut," ujar Samsuri, Kantor LLDikti 3, Cawang, Jakarta Timur, Kamis 20 Februari 2020.

    Dirjen Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh menyebut, data para mahasiswa akan semakin akurat ke depannya dengan menggunakan nomor identitas tunggal.  Kerja sama ini merupakan bentuk dari mendukung program pemerintah yaitu Single Identity Number.

    Lebih lanjut, meski memiliki akses membuka data NIK, pihak Kemendikbud menjamin setiap kampus dapat menjaga kerahasiaan data pribadi mahasiswa dan calon mahasiswa.  Penggunaan NIK harus sesuai arahan Kemendikbud dan Kemendagri.

    "Pihak kampus juga tidak bisa mempublikasikan data yang tidak terkait dengan kepentingan pendidikan. Untuk kepentingan lain, misalnya penelitian, tetap harus meminta izin kepada Kemendagri," ujar Samsuri.

    Sebelumnya, Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) wilayah III DKI Jakarta menggandeng Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mengintegrasikan data kependudukan. Integrasi data ini juga berdampak pada akan dihapuskannya Nomor Induk Mahasiswa (NIM).
     
    Dengan begitu, data Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) bakal dicocokkan. Mulai dari data mahasiswa hingga perguruan tinggi akan ada dalam satu sistem yang sama.
     
    "Di dalam implementasinya secara bertahap akan digunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai Nomor Induk Mahasiswa," kata Dirjen Dukcapil, Kemendagri, Zudan Arif Fakrullah di kantor LLDikti, Cawang, Jakarta Timur, Kamis, 20 Februari 2020.




    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id