RUU Cipta Kerja Berdampak pada Isu Krusial Dikti

    Ilham Pratama Putra - 11 Mei 2020 15:29 WIB
    RUU Cipta Kerja Berdampak pada Isu Krusial Dikti
    Plt. Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) Kemendikbud, Nizam. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama
    Jakarta:  Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja bidang pendidikan bakal memiliki pengaruh signifikan terhadap sejumlah isu strategis di pendidikan tinggi. Plt. Dirjen Pendidikan Tinggi, Kemendikbud, Nizam menyampaikan, beberapa isu tersebut bakal menguat jika UU ini sampai disahkan.

    "Terkait UU Dikti isu krusial ada pada penghapusan norma kebudayaan bangsa. Harusnya dipertahankan sesuai amanah UUD pasal 31 ayat 3 dan 4," kata Nizam dalam Konferensi Video, Senin, 11 Mei 2020.

    Selain itu Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun PTS ke depan dapat bersifat nirlaba.  Padahal menurut Nizam, perguruan tinggi memang sudah seharusnya mampu nirlaba.

    Baca juga:  RUU Cipta Kerja Berpotensi Lemahkan Hasil Pendidikan

    "Sisanya seperti izin akreditasi, standar pendidikan, dan aturan lainnya, sebenarnya sudah diatur dalam PP dan diatur KUHP," terangnya.

    Kemudian tentang pembukaan Perguruan Tinggi Asing di Indonesia. Nizam meminta hal ini jangan jadi polemik.  "Saat ini kita melihat 200 ribu mahasiswa kita belajar perguruan tinggi asing di luar negeri. Kalau itu dimungkinkan untuk menyelenggarakan pendidikan di Indonesia, tentu akan memberikan pendidikan berkeadilan," ujar Nizam.

    Lebih lanjut, isu krusial juga muncul pada sistem pendidikan nasional (Sisdiknas). Ada beberapa aturan yang baiknya dipertimbangkan matang jika UU ini benar direvisi.

    "Sistem pendidikan nasional baiknya diatur pemerintah pusat dan pendelegasiannya diatur dalam PP. Ini karena isunya RUU akan menjadikan perizinan itu di pemda," jelas Nizam.




    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id