comscore

ITS Berikan Pelatihan Pembuatan Kapal untuk Masyarakat Mamberamo Raya Papua

Renatha Swasty - 24 Maret 2022 15:31 WIB
ITS Berikan Pelatihan Pembuatan Kapal untuk Masyarakat Mamberamo Raya Papua
Kapal hasi karya masyarakat Mamberamo Raya. DOK ITS
Jakarta: Kementerian Sosial (Kemensos) RI menggandeng Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan Universitas Cendrawasih (Uncen) memberikan pelatihan pembuatan kapal bagi 40 masyarakat Mamberamo Raya, Papua. Pelatihan ditutup dengan penyerahan dua unit kapal fiberglass oleh Menteri Sosial Tri Rismaharini.

“Masyarakat Mamberamo Raya sangat antusias dan terlibat penuh dalam proses transfer teknologi selama pembuatan kapal dan motor listrik,” kata Wakil Rektor IV Bidang Riset, Inovasi, Kerja Sama, dan Kealumnian ITS Bambang Pramujati dalam keterangan tertulis, Kamis, 24 Maret 2022.
Bambang menyebut kegiatan ini sejalan dengan slogan ITS, yaitu Advancing Humanity. Lewat kesempatan ini juga, ITS bekerja sama dengan Uncen untuk terus memanfaatkan teknologi bagi kemanusiaan di Papua.

Sementara itu, Kepala Departemen Teknik Perkapalan ITS Wasis Dwi Aryawan menjelaskan dalam pelatihan pihaknya mengajarkan masyarakat mampu membuat kapal fiberglass dari nol. “Mulai dari tahap perancangan dan perhitungan linesplan kapal, pencetakan kapal dengan material fiberglass, pemasangan mesin, hingga kapal siap digunakan,” papar Wasis.

Doktor lulusan Newcastle University tersebut melanjutkan kapal rancangan masyarakat ini selesai produksi setelah melewati proses yang dimulai dari pelatihan sejak November 2021. Kapal juga disiapkan mampu berlayar dengan tangguh di sungai perairan Mamberamo Raya.

“Hasilnya, kapal akan lebih kokoh beroperasi, namun tetap nyaman digunakan,” ucap dia.

Wasis menuturkan ITS juga membagikan ragam pengetahuan dasar kepada masyarakat agar mampu mengembangkan kapal sendiri. “Ke depan, masyarakat dapat memproduksi kapal rancangan mereka sesuai kebutuhan muatan dan fungsinya,” kata Wasis.

Dosen Teknik Perkapalan ITS ini berharap pelatihan dapat memberdayakan masyarakat Papua. Sehingga, masyarakat Mamberamo Raya dapat memproduksi kapal untuk dijadikan komoditas yang dijual.

“Selain pemberdayaan masyarakat, pelatihan ini juga bisa berpotensi untuk menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan taraf ekonomi masyarakat sekitar,” tutur dia.

Kapal hasil program Kemensos RI ini dapat mengangkut muatan hingga seberat 3 ton. Selain itu, dua dari enam kapal yang telah diserahkan juga mendapatkan respons positif dari Mensos.

“Bu Risma sendiri telah mencoba menaiki kapal ini dan merasa nyaman selama uji coba pelayaran,” kata Wasis.

Membantu merintis Prodi Teknik Perkapalan Uncen

Departemen Teknik Perkapalan ITS akan turut mendampingi pembuatan program studi (prodi) Teknik Perkapalan dan Sekolah Vokasi di Universitas Cendrawasih (Uncen). Wasis menyebut dosen Fakultas Teknik Uncen dapat melanjutkan studi di Teknik Perkapalan ITS dan berbagi ilmu dengan rekan seprofesi di ITS.

“Melihat kebutuhan produksi transportasi laut di Papua, kami ingin tenaga terampil dapat dihasilkan sendiri dari dan untuk masyarakat Papua,” tutur dia.

Bambang berharap ke depan Prodi Teknik Perkapalan dan Sekolah Vokasi Uncen dapat berperan penting dalam peningkatan kapasitas masyarakat di Papua. "Mengingat peran penting dari transportasi air di Papua, tentu hal ini akan semakin meningkatkan taraf hidup masyarakat dan memberikan kebermanfaatan,” kata dia.

Baca: Pakar ITS: Lumpur Lapindo Simpan Potensi Material Energi Hijau
 

(REN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id