Tak Hanya Guru, Kepala Sekolah Juga Harus Berinovasi

    Muhammad Syahrul Ramadhan - 14 Agustus 2019 09:41 WIB
    Tak Hanya Guru, Kepala Sekolah Juga Harus Berinovasi
    Perwakilan guru-guru dan tenaga pendidik berprestasi dari seluruh Indonesia siap berkompetisi di jenjang nasional. Foto/dok. Kemendikbud.



    Jakarta:  Inovasi dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) harus dibangun, tidak hanya oleh guru tapi juga kepala sekolah dan tenaga kependidikan lainnya.  Karena upaya peningkatan mutu pendidikan, harus dilakukan secara komperhensif dan tidak parsial.

    “Semua harus ikut, kepala sekolah harus ikut, laboran, pustakawan, guru juga ikut, termasuk masyarakat,” kata Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Kemendikbud, Supriano, di Ancol, Jakarta Utara, Selasa malam, 13 Agustus 2019.

     



    Dirjen GTK menggelar pemilihan guru dan tenaga kependidikan beprestasi, yang menilai hasil karya atau inovasi pembelajaran di dalam kelas.  “Inovasi yang mereka lakukan apa kan gitu nanti, sekarang memang model pembelajaran bermacam-macam, kalau dulu mungkin sifatnya guru yang aktif, sekarang kan siswa,”ujarnya.

    Supriano mengatakan, sekarang pembelajaran di kelas juga sudah by project kegiatan. Pelajaran apa saja sekarang ujarnya, memang harus melalui kegiatan-kegiatan.  Baik itu belajar PPKN, Bahasa Indonesia maupun sains.

    “Ini memang difokuskan sekarang harus mengikuti perkembangan, artinya melalui proyek kegiatan. Sekarang pembelajaran itu langsung action, jangan banyak di kelas, jadi itulah kenapa guru punya peran penting,” terangnya.

    Baca:  Inovasi Guru Berprestasi akan Jadi Materi Pelatihan Guru

    Pemilihan Guru dan Tenaga Kependidikan Berprestasi dan Berdedikasi resmi dibuka oleh Dirjen GTK, Supriano, Selasa, 13 Agustus 2019.  Acara ini digelar Kemendikbud sebagai langkah konkret menyukseskan visi Pemerintah yang kini berfokus pada pembangunan manusia dan semangat HUT ke-74 RI yang bertema “SDM Unggul Indonesia Maju. Pemilihan Guru dan Tenaga Kependidikan Berprestasi dan Berdedikasi Tingkat Nasional Tahun 2019 diikuti 694 orang Guru dan Tenaga Kependidikan dari 34 provinsi.

    Peserta terdiri dari unsur guru, kepala sekolah, pengawas sekolah, dan tenaga kependidikan yang merupakan hasil seleksi berjenjang dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, kemudian nasional.

    Nantinya akan ditentukan pemenang juara I, II, dan III untuk semua kategori lomba. Setiap juara 1,2, dan 3, masing-masing memperoleh hadiah Rp20 juta, Rp15 juta, dan Rp10 juta. Bagi seluruh peserta yang tidak memperoleh juara, juga akan diberikan apresiasi berupa imbalan prestasi senilai Rp3 juta karena berstatus sebagai finalis.


    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id