Ingin SDM Unggul, Semua Anak Indonesia Harus Kuliah

    Ilham Pratama Putra - 04 Juni 2021 15:47 WIB
    Ingin SDM Unggul, Semua Anak Indonesia Harus Kuliah
    Ilustrasi. Medcom.id



    Jakarta: Subkoordinator Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, Muni Ika menyatakan pendidikan tinggi merupakan alat tercepat dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) unggul. Pendidikan tinggi kata dia dengan cepat memberikan dampak positif kepada SDM.

    "Pendidikan tinggi memiliki potensi memberikan dampak positif tercepat dalam membangun SDM unggul," kata Muni dalam Pembinaan dan Pembekalan Beasiswa Unggulan Tahun 2021, Jumat, 4 Juni 2021.

     



    Muni menegaskan, jika Indonesia menginginkan SDM unggul maka seluruh anak Indonesia harus kuliah. Dan pihaknya telah mendorong agar seluruh anak berkuliah lewat KIP Kuliah.

    "Jadi kalau mau SDM tertinggi ya mesti kuliah. Dengan KIP Kuliah yang kategori miskin ini harus kuliah," sambungnya.

    Baca: Kemendikbudristek Pangkas Kuota Penerima KIP Kuliah di Prodi Akreditasi C

    Pada tahun ini, pemerintah menargetkan memberikan 200.000 KIP Kuliah. Adapun anggaran yang disediakan sebesar Rp2,5 triliun.

    Mahasiswa yang masuk dalam prodi akreditasi A di universitas manapun baik negeri maupun swasta bakal mendapat bantuan minimal sebesar Rp8 juta per semester. Hingga maksimal mereka yang berada di prodi akreditasi A ini akan mendapat bantuan sebesar Rp12 juta per semester.

    Sedangkan untuk mahasiswa program studi dengan akreditasi B akan diberikan dana KIP Kuliah sebesar Rp4 Juta per semester. Dan untuk mahasiswa program studi dengan akreditasi C ini akan diberikan dana KIP-K sebesar Rp2,4 juta per semester.

    Untuk biaya hidup, jika pada 2020 semua mahasiswa mendapatkan Rp700 per bulan, tahun ini tak berlaku lagi. Pihaknya menerapkan klasterisasi berdasarkan indeks kemahalan.

    Untuk klaster satu diberikan biaya hidup sebesar Rp800 ribu per bulan, untuk klaster dua, diberikan Rp950 ribu perbulan, klaster tiga diberikan Rp1,1 juta per bulan. Kemudian untuk klaster empat diberikan Rp1,25 juta per bulan dan klaster lima diberikan Rp1,4 juta per bulan.

    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id