Undana Serahkan Laporan Kerusakan Pascabencana Badai Seroja

    Citra Larasati - 17 April 2021 00:05 WIB
    Undana Serahkan Laporan Kerusakan Pascabencana Badai Seroja
    Penyerahan bantuan dari Kemendikbud kepada Undana yang terdampak bencana badai siklon Seroja. Foto: Kemendikbud/Dikti



    Kupang:  Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memberikan bantuan kepada perguruan tinggi terdampak bencana badai siklon tropis seroja di Nusa Tenggara Timur (NTT).  Perguruan tinggi terdampak bencana tersebut juga diminta melaporkan kerusakan dan ajuan anggaran rehabilitasi gedung kepada Kemendikbud.

    Bantuan tersebut diserahkan melalui Universitas Nusa Cendana (Undana) dan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah XV.  Program Ditjen Dikti Peduli ini juga memberikan bantuan senilai lebih dari Rp200 juta yang terdiri dari makanan, minuman, obat-obatan, pakaian, selimut, dan Alat Pelindung Diri (APD).






    Serah terima bantuan ini disampaikan Koordinator Umum, Kerja Sama, dan Humas Ditjen Dikti, Yayat Hendayana kepada Rektor Universitas Nusa Cendana Frederik L. Benu Jumat, 16 April 2021.  "Bantuan ini merupakan wujud kepedulian Ditjen Dikti yang membawahi satker Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun LLDikti,” kata Yayat dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 16 April 2021. 

    Lebih lanjut Yayat juga menyampaikan agar Rektor Undana memberikan laporan secara resmi tentang kerusakan.  Tidak hanya itu, termasuk pengajuan anggaran rehabilitasi gedung kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), dan ditembuskan ke Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti), maupun Sekretaris Jenderal (Sesjen) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 

    “Silakan Pak Rektor untuk menitipkan laporan kepada saya agar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, (melalui Ditjen Dikti dan Setjen) bisa segera menindaklanjuti laporan tersebut”, ujarnya. 

    Baca juga:  Mispersepsi, Nadiem: Mata Kuliah Pancasila dan Bahasa Indonesia Tetap Ada

    Sementara itu Frederik menyampaikan, bantuan yang diberikan tersebut berkenaan dengan banyak warga Undana yang terdampak badai tropis seroja pada tanggal 4-5 April 2021 lalu. Bantuan tersebut akan diberikan kepada warga Undana, baik mahasiswa, dosen maupun pegawai yang layak menerima bantuan.

    “Bantuan ini akan segera kami distribusikan kepada tiap orang yang dipandang perlu mendapat bantuan,” terangnya. 

    Frederik menjelaskan, dua hari pascabadai seroja, pihaknya langsung menghubungi pihak Ditjen Dikti Kemendikbud dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) guna melaporkan kerusakan sejumlah gedung dan fasilitas lainnya di Undana.  KemenPUPR langsung merespons dan meminta laporan kerusakan akibat bencana tersebut.

    Karena itu, bantuan yang diberikan tersebut merupakan perhatian serius Ditjen Dikti bagi masyarakat NTT terutama warga Undana. “Sampaikan salam hormat dan terima kasih kami kepada Mas Menteri, Sesjen, dan Dirjen Dikti atas respons yang sangat peduli dan cepat atas musibah yang kami alami,” ungkapnya. 

    Pada kesempatan itu, Rektor Undana secara langsung juga menyerahkan dokumen laporan kerusakan gedung di lingkungan kampus Undana untuk disampaikan kepada pimpinan Kemendikbud. 


    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id