Program Organisasi Penggerak

    NU Timbang Gabung jika POP Ditunda Hingga Tahun Depan

    Muhammad Syahrul Ramadhan - 04 Agustus 2020 22:09 WIB
    NU Timbang Gabung jika POP Ditunda Hingga Tahun Depan
    Ilustrasi. Foto: Antara/Rahmad
    Jakarta: Lembaga Pendidikan (LP) Ma'arif Nahdlatul Ulama memutuskan sejumlah hal terkait Program Organisasi penggerak (POP). Salah satunya, LP Ma'arif NU meminta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mematangkan konsep POP dan menunda pelaksanaannya hingga tahun depan.

    "LP Ma'arif NU mempertimbangkan untuk bergabung dalam POP tahun depan setelah mempelajari dan mencermati revisi konsep POP," kata Ketua LP Ma'arif NU, Arifin Junaidi melalui keterangan tertulis, Selasa, 4 Agustus 2020. 

    Arifin mengatakan, jika Kemendikbud tetap memaksakan POP dilaksanakan tahun ini, maka LP Ma'arif NU tidak akan bergabung dalam program tersebut. 

    Tahun ini, kata Arifin, LP Ma'arif NU tetap melaksanakan peningkatan kapasitas kepala sekoah dan guru. Selain itu, akan tetap melakukan inovasi pendidikan secara mandiri. 

    "Karena dilaksanakan secara mandiri, maka LP Ma'arif NU minta kepada Kemendikbud untuk tidak mencantumkan LP Ma'arif NU dalam daftar penerima POP," ujar Arifin.

    Baca: Komisi X: Hasil Evaluasi POP Harus Persetujuan DPR

    Sebelumnya, NU memutuskan mundur dari POP. Selain NU, dua organisasi masyarakat lainnya yang ikut mundur dari program itu yakni Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah dan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).

    Sikap ketiga organisasi besar itu memantik polemik POP hingga akhirnya banyak pemangku kepentingan di bidang pendidikan buka suara. Dari banyak suara yang menyeruak, rata-rata meminta program yang dianggarkan senilai Rp595 miliar itu dikaji ulang.

    POP menjadi salah satu ide Mendikbud Nadiem Makarim di program Merdeka Belajar. Kemendikbud menyeleksi terhadap ribuan organisasi masyarakat (ormas) dan lembaga untuk mendukung program pelatihan guru dan tenaga pendidik.

    (AGA)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id