UNS Kembali Kukuhkan Dua Guru Besar Secara Daring

    Triawati Prihatsari - 14 Juli 2020 16:20 WIB
    UNS Kembali Kukuhkan Dua Guru Besar Secara Daring
    Kampus UNS. Foto: UNS/Humas
    Solo: Universitas Sebelas Maret (UNS) kembali akan mengukuhkan dua guru besar (gubes) secara daring, Rabu, 15 Juli 2020. Pengukuhan Guru besar secara daring ini merupakan yang kedua kalinya digelar UNS selama masa pandemi virus korona (covid-19).

    Dua Gubes tersebut yaitu Prof. Dr. Tri Wiratno, M.A. dari Fakultas Ilmu Budaya (FIB) dan Prof. Dr. Ir. Wahyudi Sutopo, ST, M. Si dari Fakultas Teknik (FT) UNS Solo. Prof. Dr. Tri Wiratno, M.A. merupakan guru besar ke-222 UNS dan ke-25 FIB UNS. Sedangkan Wahyudi merupakan guru besar ke-223 UNS dan ke-14 FT UNS.

    "Teks selalu menyertai manusia sejak lahir hingga meninggal dunia. Semua peristiwa merupakan bukti bahwa manusia selalu membutuhkan teks di sepanjang hayatnya. Persoalannya adalah bagaimana kita menciptakan dan menggunakan teks.  Ini yang menjadi bahasan Saya," ujar Tri Wiratno terkait pidato pengukuhan yang akan dibawakannya dengan judul "Menjalani dan Memaknai Hidup Melalui Teks dalam Perspektif Linguistik Sistemik Fungsional, Selasa, 14 Juli 2020.

    Di sisi lain, Wahyudi akan menyampaikan pidato pengukuhannya dengan judul "Tantangan dan Solusi Komersialisasi Inovasi Baterai Lithium".

    Baca juga:  Aptisi Minta Permenristekdikti Tentang PJJ Dicabut

    "Tantangan dan persoalan produk, proses, inovasi dan bisnis dapat mengakibatkan tingkat kesiapan teknologi atau TRL dari inovasi yang dikembangkan gagal memenuhi kriteria  pasar. Tantangan ini memotivasi Saya, sejak 2012 Saya ikut terlibat dalam penelitian dan pengembangan baterai lithium dengan menekuni bidang kajian rekayasa rantai pasokan pada proses komersialisasi teknologi,” bebernya. 

    Wahyudi menambahkan, telah dihasilkan lima opsi intervensi untuk menaikkan tingkat kesiapan teknologi lebih cepat dan luaran riset yang telah dihasilkan bersama Grup Riset Rekayasa Industri dan Tekno Ekonomi UNS, serta Pusat Unggulan Iptek (PUI) Baterai Lithium UNS. 

    "Yakni pengembangan dan standardisasi teknologi, siklus inkubasi, rekayasa, pengadaan, dan konstruksi fasilitas produksi, sumber dan pemilihan bahan, serta distribusi dan pemasaran. Kelima opsi dibingkai dalam kerangka strategi untuk memecahkan tantangan komersialisasi teknologi baterai lithium," ungkapnya. 


    (CEU)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id