Kemendikbud Siapkan Tiga Paket Modul Pelatihan Guru Penggerak

    Muhammad Syahrul Ramadhan - 03 Juli 2020 18:51 WIB
    Kemendikbud Siapkan Tiga Paket Modul Pelatihan Guru Penggerak
    Dirjen GTK Kemendikbud, Iwan Syahril. Foto: Zoom
    Jakarta: Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Iwan Syahril menyebut, dalam pendidikan Guru Penggerak akan berorientasi pada bukti dan dampak. Untuk itu, Kemendikbud merancang tiga paket modul pelatihan untuk Guru Penggerak.

    “Kami berkaca dari berbagai macam studi dan pendekatan andragogi atau pembelajaran orang dewasa bahwa kita harus lebih fokus kepada on the job learning. Artinya, pembelajaran yang relevan dan kontekstual, sehingga memberi dampak sebaik-baiknya,“ terang Iwan dalam Peluncuran Guru Penggerak, Jumat, 3 Juli 2020.

    Lebih lanjut Iwan menyampaikan, terdapat tiga paket modul pelatihan. Paket Pertama adalah Paradigma dan Visi Guru Penggerak dengan materi refleksi filosofi pendidikan Indonesia yang diajarkan Ki Hadjar Dewantara.

    Baca juga:  Rekrutmen Kepala Sekolah Diprioritaskan dari Jebolan Guru Penggerak

    Nilai-nilai dan visi Guru Penggerak, serta membangun budaya positif di Sekolah. Paket Kedua adalah Praktik Pembelajaran yang Berpihak pada Murid dengan materi pembelajaran berdiferensiasi, pembelajaran sosial, dan emosional, serta pelatihan (coaching). 

    “Paket Ketiga adalah Kepemimpinan Pembelajaran dalam Pengembangan Sekolah yang berisi materi tentang pengambilan keputusan sebagai pemimpin pembelajaran, pemimpin dalam pengelolaan sumber daya, dan pengelolaan program sekolah yang berdampak pada murid,” jelasnya.

    Iwan menambahkan, program Guru Penggerak merupakan bentuk kolaborasi dari seluruh pihak dengan fokus pada murid. Artinya guru harus bisa menginspirasi untuk terus belajar dan menggali potensi serta menjadi teladan bagi siswa. “Kita kuatkan kolaborasi untuk anak-anak Indonesia menuju kualitas pendidikan yang semakin baik,” tuturnya.

    Baca juga:  Guru Penggerak Terbuka untuk Guru PNS dan NonPNS

    Hari ini, Nadiem meluncurkan episode terbaru Merdeka Belajar, yakni program ‘Guru Penggerak’.  Guru Penggerak ini digadang-gadang bakal menjadi ujung tombak transfromasi pendidikan.

    “Guru penggerak agen yang di masa depan jadi calon-calon kepala sekolah, pengawas, pelatih-pelatih program pelatihan guru,”  kata Nadiem.

    Program Guru Penggerak bukan hanya identifikasi dan rekrutmen, tapi pembinaan, pelatihan, dan membesarkan dampak dari Guru-guru Penggerak. “Penting proses identifikasi dan sukses agar masa depan unit pendidikan kita terjaga,” jelasnya.

    Untuk kualifikasi Guru Penggerak ini, kata Nadiem, tidak cukup hanya guru yang baik. Guru Penggerak harus mempunyai kapasitas untuk mendorong tumbuh kembang murid tidak hanya di kelas, tapi tumbuh secara holistik. Selain itu juga membeberdayakan guru dan sekolah di tempatnya mengajar.

    “Membuat pengajaran, menjadi coach di sekolah dan di luar sekolah, menjadi teladan dan agen transformasi bagi ekosistem pendidikan,” ujarnya.


    (CEU)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id