Dilebur, Jumlah PTS di LLDikti Wilayah X Tinggal 238

    Antara - 28 Juli 2020 21:39 WIB
    Dilebur, Jumlah PTS di LLDikti Wilayah X Tinggal 238
    Ilustrasi. Medcom.id
    Padang: Jumlah Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di lingkungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X yang mencakup Provinsi Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, dan Jambi saat ini mulai berkurang menjadi 238. Sebelumnya, berjumlah 250 PTS.

    "Namun saat ini, dengan adanya penggabungan dan penyatuan jumlah PTS tercatat menjadi 238," kata Kepala LL DIKTI Wilayah X Prof Herri, di Padang, Selasa, 28 Juli 2020.

    Menurut dia, kebijakan itu sesuai arahan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Ia juga mengatakan, dengan adanya penyatuan dan penggabungan perguruan tinggi tersebut dapat mempermudah dalam pengelolaan untuk menjadi PTS yang lebih bermutu.

    "Bahkan pemerintah sangat menganjurkan agar melakukan penggabungan maupun penyatuan PTS," ujarnya.

    Payung hukum kebijakan ini mengacu Permendikbud Nomor 7 tahun 2020 tentang Pendirian, Perubahan, Pembubaran Perguruan Tinggi Negeri (PTN), dan Pendirian, Perubahan, Pencabutan Izin Perguruan Tinggi Swasta.

    Permendikbud tersebut juga mengatur mengenai perubahan PTS dapat terdiri atas perubahan nama, lokasi, bentuk, pengalihan pengelolaan dari badan penyelenggara lama ke yang baru, penggabungan dua PTS atau lebih menjadi satu PTS baru, dan penyatuan satu PTS atau lebih ke dalam satu PTS lainnya.

    "Hal ini dilakukan agar jumlah perguruan tinggi di Indonesia bisa berkurang 50 persen dari jumlah perguruan tinggi yang ada sebelumnya," kata dia.

    Baca: Daftar Lintas Kampus Swasta di Yogyakarta Bisa Pakai Satu Situs

    Ia menambahkan, tujuan kebijakan ini supaya memudahkan dalam melakukan pembinaan dalam peningkatan mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi itu sendiri. PTS yang bergabung tersebut dapat berupa satu atau lebih PTS akademik menjadi PTS akademik baru, contohnya institut bergabung dengan sekolah tinggi menjadi universitas baru.

    Selanjutnya, satu atau lebih PTS akademik bergabung dengan satu atau lebih PTS vokasi menjadi PTS akademik yang baru. Misalnya, sekolah tinggi bergabung dengan politeknik menjadi institut baru.

    Kemudian, untuk penyatuan PTS dapat berupa satu atau lebih PTS akademik menyatu kepada satu PTS akademik lain yang sudah ada, seperti sekolah tinggi menyatu ke institut yang telah ada.

    (AGA)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id