comscore

Raih Penghargaan Indikator Kerja Utama, UB Capai Posisi Tertinggi

Citra Larasati - 02 Juli 2022 12:00 WIB
Raih Penghargaan Indikator Kerja Utama, UB Capai Posisi Tertinggi
Sekretaris UB, Setyono Yudo Tyasmoro saat menerima penghargaan. Foto: Dok. UB
Jakarta:  Universitas Brawijaya (UB) mencapai posisi tertinggi Indikator Kinerja Utama (IKU) tahun 2021 pada liga PTN-BLU.  Untuk itu, UB mendapatkan penghargaan dari Direktorat Jenderal Perguruan Tinggi, Riset, dan Teknologi yang diterima Sekretaris Universitas Setyono Yudo Tyasmoro.

Wakil Rektor Bidang Akademik UB, Aulanni’am mengatakan, IKU bertujuan mendorong transformasi di bidang Pendidikan Tinggi, dan ada banyak kriteria yang dimiliki oleh UB sehingga bisa menempatkannya di posisi tertinggi.  Kriteria-kriteria yang dimiliki itu berada pada delapan indikator utama, yaitu pertama rentang kualitas lulusan yang terlihat pada IKU 1 dan IKU 2.
Indikator tersebut berkaitan dengan jumlah lulusan untuk mendapat pekerjaan layak. Pada IKU2 kualitas lulusan bisa dilihat dari pengalaman mahasiswa mendapatkan pengetahuan diluar kampus, seperti  magang proyek desa, melakukan penelitian bersama di tempat magang, berwirausaha dan pertukaran pelajar.

Menurut Aul, kriteria pada IKU 2 sudah banyak dicapai oleh UB, namun nilainya masih kecil.  IKU3 dan IKU 4 berkaitan dengan kegiatan dosen di luar kampus, contohnya kegiatan dosen sebagai staf ahli di kementerian, dosen  berkegiatan di luar kampus, dan dosen yang menjadi staf khusus di industri.

“Mencari pengalaman di industri  atau berkegiatan di kampus lain, UB sudah punya Dosen Berkarya atau Dokar. Bentuk kegiatan pada IKU 4 contohnya praktisi mengajar di kampus dalam program 3 in 1. Kita punya banyak praktisi yang mengajar di kampus. Ada sekitar 200 an di tahun 2021 lalu,” katanya dilansir dari laman UB, Sabtu, 2 Juli 2022.

Aul menambahkan, IKU5 berkaitan dengan hasil kerja dosen yang digunakan masyarakat dan dapat di rekognisi internasional, contohnya produk-produk KID Diagnostik GAD65.

“Ada juga produk-produk lain yang dihasilkan oleh dosen, mendapatkan inkubasi oleh unit-unit di UB, yaitu pendampingan oleh dikelola BIIW ( Badan Inovasi Ikubasi Wirausaha ) dan dibantu oleh BUA ( Badan Usaha Akademik) untuk bisa dikerjasamakan dengan Industri akar terhilirisasi masyarakat,”katanya.

Sementara pada IKU6, IKU 7, dan IKU 8 berkaitan dengan kualitas kurikulum, contohnya adalah program  kerjasama kelas dunia dalam kurikulum magang dan lulusan.  Aul berharap di tahun depan UB masih bisa meraih tiga besar untuk capaian IKU.

“Kita sudah punya modal terutama untuk kegiatan MBKM Semeru , yaitu merupakan MBKM mandiri mahasiswa menyelesaikan 20 SKS, punyak Kerjasama aktif dengan Universitas kelas Dunia dan industri.  Dan dari modal tersebut kita berharap tahun depan bisa berada di posisi tiga besar untuk capaian IKU Liga PTNBH,” katanya. 

Baca juga:  Aptisi: Rembuk Nasional 2022 Bakal Bahas 7 Isu Utama PTS
 

(CEU)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id