comscore

P2G: Esensi Mata Pelajaran Pancasila Sama dengan PPKn

Antara - 07 April 2022 22:17 WIB
P2G: Esensi Mata Pelajaran Pancasila Sama dengan PPKn
Ilustrasi: MI/Susanto
Jakarta:  Koordinator Nasional Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) Satriwan Salim mengatakan, esensi dari mata pelajaran Pendidikan Pancasila sama halnya dengan mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn).

“Secara esensi mata pelajaran Pancasila yang akan dimulai pada tahun ajaran baru itu sama dengan PPKn. Apa yang diajarkan pada PPKn yang merupakan versi Kurikulum 2013 sama dengan Pancasila pada Kurikulum Merdeka,” ujar dia di Jakarta, Kamis, 7 April 2022.
Mata pelajaran tersebut memuat empat ruang lingkup yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.  Secara nomenklatur, lanjut dia, memang pendidikan Pancasila terdalam dalam PP Standar Nasional Pendidikan No. 4/2022, kemudian dalam konteks kurikulum sekolah melalui Permendikbudristek 7/2022 tentang standar isi yang memuat mata pelajaran Pancasila menjadi pelajaran wajib dari jenjang PAUD hingga SMA/SMK termasuk madrasah dan aliyah.

“Juga dalam konteks Kurikulum Merdeka, juga disebutkan bahwa dalam mata pelajaran tersebut terdapat dalam struktur kurikulum mulai dari jenjang PAUD hingga SMA/SMK,” ujar dia.

Akan tetapi, lanjut dia, jika bicara esensi maka apa yang diajarkan pada mata pelajaran Pancasila sama dengan PPKn. Perbedaan hanya terletak pada nama.

Wakil Ketua Umum Asosiasi Guru PPKn Indonesia itu, menambahkan bahwa belum terlihat perbaikan secara substansi pada mata pelajaran tersebut.  Oleh karenanya, pihaknya berharap Kemendikbudristek dapat menjelaskan mengenai latar belakang, filosofi, yuridis, hingga pedagogis perubahan mata pelajaran tersebut.

“Agar perubahan yang terjadi bukan sekadar perubahan nomenklatur saja. Akan tetapi perubahan kurikulum pendidikan Pancasila yang memang didasarkan pada argumentasi ilmiah yang ditinjau dari sisi filosofis, yuridis, dan pedagogi,” kata dia.

Baca juga:  Tak Ada PPKn Lagi di Kurikulum Merdeka Mulai Tahun Ajaran Baru 2022/2023

Secara umum, para pengajar PPKn tidak terlalu kaget dengan perubahan nama atau nomenklatur tersebut, karena sejak era Orde Lama hingga saat ini selalu terjadi perubahan nama tersebut.

“Secara kompetensi dan pedagogi, para guru mampu menghadapi ini karena esensi apa yang diajarkan masih sama,” ujar dia.

Belakangan, isu digantinya mata pelajaran PPKn menjadi Pendidikan Pancasila kembali mencuat.  Sebelumnya, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengatakan akan mengganti mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) dan menggantinya dengan Pendidikan Pancasila. 

Pergantian nomenklatur atau penamaan itu akan dilakukan mulai Juli 2022 mendatang, seiring dengan diterapkannya Kurikulum Merdeka.

Kepala Badan Standar, Kurikulum dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kemendikbudristek, Anindito Aditomo mengatakan PPKn akan digantikan dengan mata pelajaran Pendidikan Pancasila pada tahun ajaran baru 2022/2023.  Penggantian nama ini bersamaan dengan akan diterapkannya Kurikulum Merdeka pada Juli 2022 mendatang.
 
"Ini akan diterapkan mulai tahun ajaran baru 2022/2023. Kalau Kurikulum Merdeka diterapkan, sudah langsung kita sesuaikan. Buku teksnya sudah dengan frame yang baru, kalau Kurikulum 2013 ini masih harus disesuaikan," kata Anindito kepada Medcom.id, Selasa 15 Februari 2022.

(CEU)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id