comscore

Kembangkan Kurikulum, Pesantren Salafiyah Diingatkan Antisipasi Masuknya Ekstremisme

Citra Larasati - 10 Juni 2022 17:46 WIB
Kembangkan Kurikulum, Pesantren Salafiyah Diingatkan Antisipasi Masuknya Ekstremisme
Ilustrasi. Medcom.id/Arga Sumantri
Jakarta:  Pendidikan Kesetaraan pada Pondok Pesantren Salafiyah (PKPPS) saat ini tengah mengembangkan regulasi dan kurikulum. Pengembangan itu diarahkan agar kurikulum PKPPS menjadi ciri khas pendidikan umum di pondok-pondok pesantren salafiyah.

Direktur Pendidikan Diniyah dan Pesantren (PD Pontren), Waryono Abdul Ghafur, mengingatkan pentingnya uji publik dalam proses penyusunan reggulasi dan kurikulum tersebut.  “Sebelum digunakan, perlu dilakukan uji publik dalam penentuan standar-standar yang ada di PKPPS,” tegas Waryono di Tangerang, dikutip dari laman Kemenag, Jumat 10 Juni 2022.
Waryono juga mengingatkan pentingnya mengantisipasi masuknya pemahaman ekstrem di lingkungan pondok pesantren. Hal itu bisa dimulai dari proses penyusunan kurikulum yang bersih dari isi, standar, istilah, dan kalimat yang mengarah pada ekstremitas. 

“Regulasi pengawasan dalam penerbitan izin operasional dan pelaksanaan pembelajaran dan pengkajian di PKPPS juga perlu diperhatikan,” ujarnya. 

Forum PKPPS diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga pondok pesantren dari pemahaman keagamaan yang tidak moderat yang berpotensi mengganggu perdamaian NKRI dan ideologi Pancasila. 

Kasubdit Pendidikan Kesetaraan Direktorat PD Pontren, Rahmawati menjelaskan perlunya segera diterbitkan dokumen kurikulum terbaru yang akan dijadikan pedoman dalam tahun ajaran 2022-2023. Rahmawati juga meminta agar PKPPS segera melengkapi dan menyetorkan profil satuan pendidikannya. 

Baca juga: Wapres Kenang Masa Muda Saat Mondok di Pesantren Tebuireng

(CEU)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id