Nadiem Dikabarkan Masuk Kelompok Pertama Vaksinasi, Ini Respons P2G

    Ilham Pratama Putra - 08 Januari 2021 13:31 WIB
    Nadiem Dikabarkan Masuk Kelompok Pertama Vaksinasi, Ini Respons P2G
    Mendikbud Nadiem Makarim. Tangkapan layar YouTube
    Jakarta: Mencuat kabar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem masuk kelompok pertama penerima vaksin covid-19 bersama Presiden Joko Widodo. Informasi ini beredar melalui dokumen berlogo Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

    Koordinator Nasional Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G), Satriwan Salim mengatakan, kabar ini bisa menjadi sinyal baik bagi dunia pendidikan. Satriwan menyebut, masuknya Nadiem sebagai kelompok pertama penerima vaksin bisa membentuk kepercayaan guru terhadap vaksinasi.

    "Saya rasa ini memberikan pesan kuat kepada publik, khususnya kepada guru dan dosen. Agar guru dan dosen ini mau dan percaya, untuk kemudian disuntikkan vaksin," kata Satriwan kepada Medcom.id, Jumat, 8 Januari 2021.

    Dia meyakini kehadiran Nadiem sebagai kelompok penerima vaksin covid-19 juga bakal memberikan rasa percaya kepada guru dan dosen. Sekaligus hal ini menjadi pembuktian bahwa semua orang harus siap untuk divaksin.

    "Menteri pendidikan saja bisa sebagai orang tua para guru. Karena di Indonesia karena cukup banyak jumlahnya. Ada 3,2 juta guru, belum ditambah dengan dosen-dosen. Saya rasa ini memberikan sinyal kuat kepada guru, dosen, agar tidak lagi ragu-ragu untuk divaksin," terangnya.

    Baca: Nadiem Dijadwalkan Vaksin Bersama Presiden, Kemendikbud: Belum Ada Info

    Dia berharap vaksinasi Nadiem untuk disiarkan. "Dan perlu disampaikan nanti, agar guru tidak cemas dan dengan senang hati untuk divaksin," ungkapnya.

    Beredar dokumen berlogo Kemenkes yang berisi daftar kelompok penerima vaksin covid-19 yang bakal dilakukan 13-15 Januari 2021. Nadiem dan Presiden Jokowi masuk kelompok pertama penerima vaksin. Ada juga beberapa menteri lainnya.

    Jokowi sendiri telah menyatakan dirinya merupakan orang pertama yang akan divaksin di Indonesia. Dia menegaskan jika vaksin aman.

    "Saya yang akan menjadi penerima pertama divaksin pertama kali," tegas Jokowi di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu, 16 Desember 2020.

    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id