Realisasikan IKU, Akademisi UNS Didorong Aktif Libatkan DUDI

    Arga sumantri - 21 Januari 2021 14:48 WIB
    Realisasikan IKU, Akademisi UNS Didorong Aktif Libatkan DUDI
    Kampus Universitas Sebelas Maret (UNS). Dok Humas UNS.



    Solo: Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Jamal Wiwoho mendorong setiap dosen peneliti di kampusnya bisa merealisasikan delapan Indikator Kerja Utama (IKU) sesuai ketetapan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Apalagi, UNS kini tgelah berstatus Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH).

    Jamal mengatakan, salah satu indikatornya yakni bagaimana perguruan tinggi melakukan kegiatan-kegiatan yang melibatkan dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Ini sebagaimana amanat Mendikbud Nadiem Makarim.

     



    "Salah satu indikator yang kemudian disampaikan Mas Menteri (Mendikbud Nadiem Makarim) adalah bagaimana perguruan tinggi kita melakukan kegiatan-kegiatan yang melibatkan DUDI" ujar Jamala mengutip siaran pers UNS, Kamis, 21 Januari 2021.

    Baca: Pakar UGM Terangkan Beda Efikasi dan Efektivitas Vaksin

    Sementara itu, Tim Akselerasi Rekacipta Achmad Aditya mengulas poin-poin penting yang menjadi dasar kolaborasi perguruan tinggi dengan DUDI lewat wadah Kedai Reka. Senior Manager SuSo Unilever itu menerangkan program Kedai Reka merupakan implementasi dari Program Kampus Merdeka yang telah dicanangkan Nadiem. 

    Ada empat kebijakan yang tertuang dalam program ini. Yakni, fleksibilitas pembukaan program studi baru, sistem akreditasi perguruan tinggi, PTN BH, dan hak belajar tiga semester di luar program studi.

    "Industri tidak harus swasta tapi bisa UMKM, koperasi, BUMN, BUMD, start up, dan BUMDes. Dan, Pak Dirjen (red: Prof. Nizam) telah memperluas label industri yang juga mencakup kementerian, Pemprov, Pemkot, dan Pemkab," terang Aditya.
     



    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All




    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id