comscore

Hepatitis Akut Merebak, Kemendikbudristek Minta Masyarakat Tenang dan Jaga Prokes di Sekolah

Ilham Pratama Putra - 12 Mei 2022 09:39 WIB
Hepatitis Akut Merebak, Kemendikbudristek Minta Masyarakat Tenang dan Jaga Prokes di Sekolah
Ilustrasi sekolah. Medcom.id/Ilham Pratama Putra
Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) meminta masyarakat tidak panik menghadapi kasus hepatitis akut. Kementerian mendorong orang tua mengawasi anak berperilaku sehat.

"Selaras dengan semangat pemulihan pasca pandemi, masyarakat diharapkan tetap tenang," kata Plt Kepala Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Kemendikbudristek, Anang Ristanto, kepada Medcom.id, Kamis, 12 Mei 2022.
Dia meminta masyarakat utamanya warga pendidikan tetap menjalankan pola hidup bersih dan sehat. Hal itu guna mencegah penularan hepatitis akut.

"Melaksanakan anjuran pencegahan penularan hepatitis akut dengan meningkatkan kebersihan diri dan lingkungan serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS)," ujar dia.
 
Anang menyebut Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan terus memantau dan mendalami kasus yang ditemukan di dalam negeri maupun di luar negeri itu. Protokol kesehatan mencegah hepatitis akut mengikuti yang sudah berjalan selama pembelajaran tatap muka.

"Protokol kesehatan pencegahan penularan hepatitis akut selaras dengan protokol kesehatan dalam penyelenggaraan pebelajaran tatap muka terbatas di masa pandemi," tutur dia.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Menteri Agama (Menag), Menteri Kesehatan (Menkes), dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) menerbitkan Surat Keputusan Bersama (SKB Empat Menteri) terbaru.  Yakni SKB 4 Menteri Nomor 01/KB/2022, Nomor 408 Tahun 2022, Nomor HK.01.08/MENKES/1140/2022, Nomor 420-1026 Tahun 2022 tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19.

Penyelenggaraan pembelajaran tatap muka (PTM) dilaksanakan berdasarkan level pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang ditetapkan pemerintah pusat.  Selain itu juga capaian vaksinasi pendidik dan tenaga kependidikan (PTK), serta warga masyarakat lansia.

Ada sejumlah penyesuaian kegiatan dalam SKB 4 Menteri Terbaru. Kegiatan ekstrakurikuler dan olahraga dapat kembali dilaksanakan dengan ketentuan aktivitas dilakukan di luar ruangan/ruang terbuka. Selain itu, kantin kembali dibuka dengan kapasitas pengunjung maksimal 75 persen untuk PPKM Level 1, 2 dan 3 dan 50 persen bagi satuan pendidikan di PPKM level 4.

Baca: SKB 4 Menteri Terbaru, Ekstrakurikuler dan Kantin Sekolah Boleh Kembali Buka
 

(REN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id