Pengamat: Budaya Ospek Harus Diubah

    Ilham Pratama Putra - 17 September 2020 13:10 WIB
    Pengamat: Budaya Ospek Harus Diubah
    Ilustrasi. Medcom.id
    Jakarta: Pengamat pendidikan Andreas Tambah mengkritisi perlakuan mahasiswa senior yang kerap beramai-ramai melakukan ospek kepada mahasiswa baru. Padahal menurutnya, kegiatan pengenalan kampus, terlebih secara daring tidak perlu dilakukan beramai-ramai.

    "Kalau konsepnya jelas ya disampaikan satu atau dua orang ya enggak masalah ya," kata Andreas kepada Medcom.id, Kamis, 17 September 2020.

    Menurutnya, banyaknya senior turun tangan menghadapi mahasiswa baru dengan konsep yang tidak jelas hanya untuk menunjukkan taring. Andreas bahkan menyebutnya sebagai senior yang kebanyakan gaya.

    Baca: Trending Twitter, Senior Bentak Mahasiswa Baru Unesa di Ospek Online

    "Pengenalan bukan untuk gaya-gayaan. Harus berubahlah, kalau begitu terus kita terjebak, dan kalau tidak ada hasilnya bagaimana? harusnya ada pertanggung jawaban, malah nanti kalau begitu terus malah ada balas dendam, jadi turun menurun enggak pernah selesai," terangnya.

    Anggota Komisi Pendidikan itu menambahkan, pelaksanaan ospek harus menumbuhkan loyalitas hingga menggiring mahasiswa untuk mampu berperan di tengah masyarakat. Misalnya, di tengah kondisi pandemi, mahasiswa baru bisa diarahkan untuk sosialisasi bahaya penularan virus korona (covid-19).
     

    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id