Kemendikbud-PTN Diminta Bahas Usulan Keringanan Uang Kuliah

    Muhammad Syahrul Ramadhan - 02 April 2020 14:03 WIB
    Kemendikbud-PTN Diminta Bahas Usulan Keringanan Uang Kuliah
    Ilustrasi. Medcom.id
    Jakarta:  Rektor Universitas Negeri Gorontalo, Eduart Wolok meminta pimpinan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) duduk bareng bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) membahas soal uang kuliah tunggal (UKT). Koordinasi guna merespons suara mahasiswa maupun orang tua yang ingin ada pembebasan atau keringanan pembayaran UKT di masa darurat covid-19 ini.

    Menurut Eduart, permasalahan UKT tak bisa semata dibebankan kepada perguruan tinggi. "Kalau diserahkan ke kampus, bagaimana operasional kampus selanjutnya, harus dipertimbangkan," kata Eduart kepada Medcom.id. Kamis, 2 April 2020.

    Eduart mengatakan, Universitas Negeri Gorontalo sejatinya siap memberikan subsidi terhadap mahasiswa yang memang benar-benar membutuhkan keringanan. Namun, bila desakannya soal pembebasan pembayaran UKT, maka harus dibahas lebih dulu dengan Kemendikbud.

    "Bisa penundaan, bisa pengangsuran, itu bisa saja. Tetapi melakukan pembebasan (UKT) kita harus bicara dengan kementerian, karena ini bicara layanan," tuturnya.

    Baca: Terdampak Korona, Orang Tua Harapkan Keringanan Uang Kuliah

    Bagi Eduart, mutu layanan pembelajaran harus tetap berjalan dengan baik. Maka dari itu, jangan sampai niat membantu mahasiswa justru mempengaruhi layanan karena anggaran perguruan tinggi defisit.

    "Ketika kampus akan mengalami defisit, maka kondisi operasional kampus menjadi tanggungan Kementerian. Kenapa, karena kita meringankan UKT dan sebagainya itu akan mempengaruhi layanan akademik, karena memberi keringan konteks kemanusiaan tetapi mutu, kualitas, layanan pembelajaran harus kita jaga," jelasnya.

    Eduart mengaku sudah menyiapkan alternatif untuk membantu mahasiswa yang tidak bisa membayar kuliah akibat terdampak wabah virus korona (covid-19). Namun, sejumlah opsi tersebut masih ditimbang menyesuaikan situasi kekinian.

    "Merespons uang kuliah memang sudah mempersiapkan alternatif itu kan belum kita jalankan, karena masih menunggu situasi berjalan, sedangkan pembayaran UKT baru di bulan Juli," ungkapnya.



    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id