Rektor UNS: KKN Harus Relevan Jawab Situasi Darurat Covid-19

    Arga sumantri - 18 Mei 2020 11:49 WIB
    Rektor UNS: KKN Harus Relevan Jawab Situasi Darurat Covid-19
    Rektor UNSJamal Wiwoho. Dokumentasi Humas UNS.
    Surakarta: Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menerjukan 2.045 mahasiswa dan 95 dosen pembimbing lapangan dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) UNS di tengah pandemi virus korona (covid-19). KKN UNS Covid-19 mencakup 25 provinsi di 165 kabupaten/ kota.

    Rektor UNS, Jamal Wiwoho, mengatakan KKN UNS Covid-19 merupakan salah satu bentuk kepekaan UNS dalam merespons situasi krisis akibat pandemi Covid-19. Ia mengatakan ada disrupsi layanan Tri Dharma Perguruan Tinggi di masa krisis korona. 

    "Ada teaching learning dengan pembelajaran secara online dan project based learning rekognisi SKS untuk program merdeka belajar, dan bentuk pengabdian kepada masyarakat dengan KKN tematik covid-19," ujar Jamal mengutip laman UNS, Senin, 18 Mei 2020.

    Jamal menerangkan tujuan KKN yakni mewujudkan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi di bidang pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, membantu mahasiswa menerapkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni yang dapat membawa manfaat bagi masyarakat. KKN juga ingin melatih mahasiswa dapat berpartisipasi dalam memberikan kontribusi bagi pembangunan.

    Tujuan KKN UNS diyakini masih relevan untuk menjawab kedaruratan situasi pandemi covid-19 yang masih berlangsung hingga kini. Keputusan lalu dituangkan dalam Surat Edaran (SE) Nomor 24/UNS27/SE/2020 tentang Kebijakan Rektor Tentang Kuliah Kerja Nyata (KKN) Selama Masa Pandemi Covid-19 yang diterbitkan pada (17/4/2020).

    Baca: Kemendikbud Diminta Fokus Integrasi Teknologi dalam Belajar Mengajar

    Jamal mengatakan, sesuai surat edaran tersebut, mahasiswa UNS yang telah terjadwal mengikuti KKN pada periode Juli-Agustus dapat melakukan KKN sebagai relawan penanganan covid-19 dengan mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditentukan. Jamal menyebut ada tiga sasaran masyarakat yang masuk dalam program KKN UNS Covid-19

    Salah satunya, masyarakat umum yang tidak terkena dampak sosial-ekonomi akibat pemutusan hubungan kerja (PHK). Kemudian, masyarakat yang terkena dampak sosial ekonomi akibat PHK yang lokasinya berada di lokasi mahasiswa berada saat ini.

    "Dan masyarakat yang terkena dampak di mana masyarakat itu ada di lokasi mahasiswa UNS yang berstatus pasien dalam pengawsan (PDP), orang dalam pemantauan (ODP), dan orang tanpa gejala (OTG)," lanjut Jamal.

    Pada pelaksanaan KKN UNS Covid-19 tahun ini, UNS mengusung sejumlah tema besar, seperti kesehatan masyarakat, ketahanan pangan, ketahanan ekonomi masyarakat, dan pendidikan selama pandemi covid-19. Selain harus memperhatikan tema besar yang diusung, Jamal juga meminta agar mahasiswa UNS harus menaati ketentuan yang sudah ditetapkan demi menjaga kesehatan dan keselamatan.



    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    HOT ISSUE

    MORE
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id