Rektor ke-10 Unpad Terpilih Jadi Ketua Senat

    Citra Larasati - 22 September 2020 21:27 WIB
    Rektor ke-10 Unpad Terpilih Jadi Ketua Senat
    Ketua Senat Akademik Universitas Padjadjaran (Unpad) periode 2020-2025, Ganjar Kurnia. Foto: Dok. Unpad
    Jakarta:  Prof. Dr. Ganjar Kurnia, DEA, terpilih sebagai Ketua Senat Akademik Universitas Padjadjaran (Unpad) periode 2020-2025.  Ganjar terpilih berdasarkan perolehan suara terbanyak melalui voting yang dilakukan para anggota Senat Akademik Unpad 2020-2025 dalam Sidang Pleno, Senin, 21 September 2020.

    Ganjar Kurnia resmi menjabat sebagai Ketua Senat Akademik Unpad bersama Sekretaris Senat Akademik Unpad 2020-2025 Dr. Yoni Fuadah Syukriani, dr., M.Si., DFM, dalam Sidang Pleno lanjutan yang digelar secara luring dan daring, Selasa, 22 September 2020.

    “Ini adalah sebuah amanah. Amanah adalah merupakan kehormatan dan kehormatan itu harus dipertanggungjawabkan,” kata Ganjar, dalam keterangannya, Selasa, 22 September 2020.

    Dalam sambutannya, Ganjar mengatakan, tugas utama Senat Akademik ke depan adalah menunjang visi dan misi Unpad. Salah satu target yang dicapai adalah menjadikan Unpad masuk ke peringkat 500 besar perguruan tinggi terbaik dunia.

    “Ini adalah goals, tetapi yang terpenting adalah goals ini adalah target yang ingin dicapai dan diperlukan suatu proses,” jelasnya.

    Baca juga:  Rektor Unhan: Pelibatan TNI Libas Teroris Sudah Umum di Negara Maju

    Upaya mewujudkan target tersebut tidaklah mudah. Posisi Unpad di tingkat pemeringkatan dunia memiliki sejumlah kompetitior nasional. Kompetitor saat ini bukan hanya perguruan tinggi negeri. Perguruan tinggi swasta pun mulai masuk.

    Rektor ke-10 Unpad ini menjelaskan, ada beberapa catatan yang ke depan menjadi agenda kerja dari Senat Akademik Unpad. Pertama adalah indikator reputasi akademik Unpad. Apabila Unpad ingin meningkatkan indikator reputasi akademik, salah satu caranya adalah menghasilkan lulusan yang unggul.

    Catatan lain, rasio dosen dan mahasiswa di Unpad harus seimbang. Ganjar mengatakan, upaya penambahan dosen memerlukan gagasan dan terobosan alternatif lain. Kerja bersama diperlukan untuk mewujudkan hal tersebut.

    “Sebetulnya kalau kita bisa meningkatkan beberapa hal saja, Insyaallah dalam waktu 1-2 tahun kita bisa mendekati angka 500, dan kemudian 2024, harapan kita untuk masuk 500 besar dunia akan tercapai,” kata Ganjar.

    Ganjar juga mengapresiasi kinerja Senat Akademik 2015-2020 yang diketuai Prof. Oekan S. Abdoellah, PhD. “Kami tinggal melanjutkan saja,” pungkasnya.

    (CEU)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id