Kemendikbud Kaji Regulasi Cegah Kekerasan Seksual

    Ilham Pratama Putra - 13 Februari 2020 10:10 WIB
    Kemendikbud Kaji Regulasi Cegah Kekerasan Seksual
    Ilustrasi. Foto: Medcom.id/Apit Haeruman
    Jakarta: Banyaknya pelaku kekerasan seksual di dunia pendidikan yang membuat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim geram.  Saat ini Kemendikbud tengah mengkaji payung hukum yang tepat untuk mencegah tindak kekerasan seksual di lingkungan pendidikan. 

    Nadiem menegaskkan, pelaku pelecehan maupun kekerasan seksual di sekolah maupun lingkungan pendidikan untuk langsung dikeluarkan dari institusi.  "Kalau ada kekerasan seksual terjadi dan terbukti, itu harusnya tak ada abu-abunya. Harusnya langsung dikeluarkan. Itu opini saya sebagai Nadiem Makarim," kata Nadiem di Gedung Kemendikbud, Rabu, 12 Februari 2020.

    Namun sayangnya, dia mengaku tidak bisa melakukan hal tersebut. Sebab dia menyebut dirinya tak bisa seenaknya mengambil kebijakan.

    "Itu saya secara personal. Tapi bukan saya sebagai pembuat kebijakan," terangnya.

    Nadiem mengatakan, keputusan untuk mengambil kebijakan ini bisa berada di pemerintah daerah.  Namun pihaknya masih mencari celah agar bisa ambil bagian.

    "Bagaimana pemerintah pusat memberikan animo payung hukum untuk melakukan dan melindungi itu, sedang kami kaji," jelas Nadiem.

    Nadiem mengakui, pihaknya belum menentukan instrumen yang tepat. Bagi Nadiem yang paling penting adalah hasil akhirnya, agar dapat melindungi dan mencegah pelecehan seksual.

    "Juga memastikan ada hukuman dan keadilan yang bagi melakukan. Jangan pilih instrumen, tapi lihat apa yang ingin menciptakan hasil. Baru itu kita menciptakan apakah itu sanksi, regulasi, apa kementerian lain. Tapi itu yang jelas bikin saya luar biasa sedih, hal ini bisa terjadi di skala besar," jelasnya.

    (CEU)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id